Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Tips Aman Meninggalkan Kendaraan Saat Mudik, Jangan Sekadar Dikunci

Basuki Eka Purnama
26/2/2026 04:58
Tips Aman Meninggalkan Kendaraan Saat Mudik, Jangan Sekadar Dikunci
Ilustrasi(Freepik)

MUSIM mudik Lebaran sering kali menyisakan kekhawatiran bagi pemudik yang meninggalkan kendaraan mereka dalam waktu lama. Banyak pemilik hanya memarkir dan mengunci mobil atau motor tanpa persiapan teknis, padahal kebiasaan ini berisiko menimbulkan masalah saat pemilik kembali nanti.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menekankan pentingnya persiapan khusus agar kondisi kendaraan tetap optimal. 

"Kita perlu menyiapkan mobil atau motor dalam kondisi simpan yang aman, bukan hanya parkir lalu kunci," ujar Yannes, Rabu (25/2).

Salah satu risiko yang paling sering diabaikan adalah penurunan daya aki atau aki soak. 

Meskipun mesin dalam kondisi mati, komponen seperti alarm, Electronic Control Unit (ECU), dan sistem keyless tetap menarik arus listrik dalam jumlah kecil. 

Jika kondisi aki sudah lemah sebelum ditinggalkan, kendaraan berpotensi gagal menyala saat pemilik kembali dari kampung halaman.

Selain masalah kelistrikan, Yannes menyoroti risiko pada sistem bahan bakar. Ia menyarankan agar tangki bensin terisi minimal tiga perempat bagian sebelum kendaraan ditinggalkan. 

Ruang udara yang terlalu kosong di dalam tangki memungkinkan terjadinya kondensasi, dengan uap air terbentuk dan mengendap menjadi tetesan air yang dapat mencemari bahan bakar serta menyebabkan korosi pada sistem bahan bakar.

Hal lain yang kerap luput dari perhatian adalah perubahan bentuk ban atau flat spot. Yannes menyarankan agar tekanan angin ban disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan dan kendaraan diparkir di permukaan yang rata untuk meminimalisir risiko tersebut.

Dari sisi kebersihan, ia mengingatkan agar kabin benar-benar bersih dari sisa makanan atau benda organik lainnya. Langkah ini krusial untuk mencegah masuknya tikus ke dalam kabin serta pertumbuhan jamur akibat sisa kotoran. 

"Cuci bodi dan kolong kendaraan, lalu pastikan kering agar kelembapan tidak memicu karat," tambahnya.

Setelah kembali dari mudik, Yannes berpesan agar pemilik tidak langsung menyalakan mesin dan bergegas pergi. Diperlukan pemeriksaan awal seperti mengecek adanya kebocoran cairan, kondisi ban, ruang mesin, hingga fungsi rem untuk memastikan keamanan kendaraan.

"Jangan langsung menyalakan kendaraan lalu berangkat. Sebaiknya kita lakukan pemeriksaan awal dulu supaya kendaraan kita tetap aman," pungkasnya.

Dengan melakukan langkah-langkah preventif ini, diharapkan pemudik dapat kembali ke rutinitas dengan tenang tanpa harus dipusingkan dengan kendaraan yang bermasalah akibat penyimpanan yang kurang tepat. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya