Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia nonpelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja makin percaya diri menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya setelah meraih gelar juara di Polandia Terbuka 2025, Minggu (23/3) waktu setempat.
"Pasti menambah kepercayaan diri dan untuk menambah pengalaman kami ke depannya. Selain itu, untuk mengumpulkan poin sebanyak banyaknya," ujar Rehan dalam keterangan tertulis.
Rehan/Gloria menjadi juara di Polandia Terbuka 2025 setelah di final mengalahkan duet Denmark Kristoffer Kolding/Mette Werge di Lodz, Polandia, Minggu (23/3) malam WIB, dengan skor 21-16, 14-21, dan 21-10.
"Pertandingan final tadi tidak mudah karena mereka bermain nothing to lose. Tapi saya dan Kak Gloria juga harus menunjukkan kualitas kami," tegas Rehan.
Gelar ini menjadi yang pertama bagi Rehan/Gloria sejak dipasangkan sebagai ganda campuran pada awal 2025.
Meski Polandia Terbuka berstatus turnamen bulu tangkis Grade 3 level 1 dalam Sirkuit Kontinental BWF, mereka tetap mendapatkan banyak pelajaran berharga.
Dalam turnamen ini, Rehan/Gloria harus bermain dua kali dalam sehari, yang menjadi tantangan tersendiri.
"Menjaga kondisi sangat sulit, apalagi ini sudah turnamen keempat beruntun. Suplemen harus rutin dikonsumsi, istirahat cukup, dan asupan makan harus dijaga, jangan berlebihan atau kekurangan," ujar Rehan.
Polandia Terbuka 2025 menjadi turnamen terakhir mereka di Eropa setelah sebelumnya mencatat hasil impresif yakni dengan menjadi runner-up di Super 300 Jerman Terbuka dan Orleans Masters, serta mencapai perempat final di Super 1000 All England 2025.
Keputusan bermain di Polandia Terbuka 2025 juga didasarkan pada faktor peringkat. Saat itu, mereka belum memenuhi syarat untuk berlaga di Super 300 Swiss Terbuka 2025 yang berlangsung bersamaan.
Dengan modal kemenangan ini, Rehan/Gloria optimistis menghadapi tantangan di turnamen berikutnya demi meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah bulu tangkis dunia. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved