Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja mengatasi perlawanan rekan senegaranya Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dua set langsung, 21-13 dan 21-18 di laga 32 besar Jerman Terbuka 2025 di Westenergie Sporthalle, Mullheim, Jerman, Rabu (26/2).
Rehan bersyukur atas kemenangan kali ini karena sempat membalikkan keadaan di set pertama meski harus tertinggal cukup jauh karena telat panas.
"Pertama-tama, saya mengucapkan alhamdulillah bisa menang di pertandingan kali ini. Untuk pertandingan tadi, saya dan kak Gloria terus menekan lawan tapi dengan lebih sabar jangan terlalu nafsu juga," kata Rehan dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Menghadapi rekan senegara sendiri, menurut Rehan, menjadi suatu tantangan karena keduanya saling mengetahui langkah dan strategi masing-masing disebabkan kerap bertemu saat di pelatihan nasional (pelatnas).
Ke depannya, Rehan berkomitmen untuk menunjukkan penampilan terbaik bersama dengan pasangan barunya Gloria.
Mengenai performa di atas lapangan, Rehan tidak terlalu mengambil pusing dan membiarkan publik menilai mengenai sepak terjang mereka nantinya di gelaran turnamen kali ini.
"Kami ingin di setiap pertandingan bisa mengeluarkan yang terbaik dan maksimal. Penilaian bagaimana performa kami sejauh ini, biar orang lain
saja yang menilai," ujar Rehan, yang kini berada di bawah naungan PB Djarum.
Perjuangan Rehan/Gloria gagal diikuti oleh ganda campuran Indonesia lainnya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Amri Syahnawi/Nita Violina.
Marwan/Aisyah harus mengakui ketangguhan ganda Taiwan Wei Ye/Nicole Gonzales Chan lewat dramarubber game, 21-16, 15-21, dan 13-21.
Sedangkan Amri/Nita tak bisa berkutik ketika menghadapi ganda asal Belanda dan Denmark Robin Tabeling/Alexandre Boje dalam dua gim langsung, 18-21 dan 20-22. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved