Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu mengungkapkan dirinya masih memiliki motivasi untuk kembali berkompetisi, setelah beberapa bulan terakhir rehat untuk fokus pada pemulihan cedera.
"Alhamdulillah, motivasinya masih sama, karena ibaratnya 'disakiti' sama bulu tangkis tapi disembuhkan lagi sama bulu tangkis. Jadi, ya, alhamdulillah sih, (kondisi) sudah lebih baik, motivasinya juga tidak ada yang berubah," ungkap Apriyani di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (6/11).
"Alhamdulillah, (kabar) baik hari ini, aku sudah mulai latihan juga. (Soal) Kapan comeback, doakan saja yang terbaik, sekiranya bisa lebih
cepat comeback-nya," tambahnya.
Setelah absen di beberapa turnamen seusai Olimpiade Paris 2024, Apriyani seakan 'menghilang' dari dunia tepok bulu karena benar-benar mengalihkan fokus untuk penyembuhan cedera yang sudah ia derita selama beberapa waktu.
Namun, kini, ia sudah kembali berlatih bersama tim ganda putri Indonesia di Pelatnas PP PBSI dan mengaku kondisinya sudah lebih baik.
"(Selama rehat) Pasti (fokus) pemulihan, ya, mulai dari pikiran, bisa berdamai sama yang sudah (terjadi) seperti Olimpiade kemarin," ungkap Apriyani.
"Jadi, (saya) coba untuk meluangkan waktu sendiri dulu, sih, benar-benar keep dari semuanya, sih sebenarnya, jadi sudah berapa lama juga
tidak megang raket, dan baru kembali hampir sebulan ini kira-kira," lanjutnya.
Meski demikian, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu masih belum mengungkapkan kapan pastinya akan kembali berkompetisi di turnamen-turnamen bergengsi.
"Ya, doakan saja, kayaknya bisa comeback lebih cepat gitu, tapi doakan saja, doakan buat Apri dan semuanya," tutur Apriyani.
"Comeback-nya ditunggu saja, lah. Maksudnya, sekiranya apa yang terbaik saja buat tahun depannya, kayak gitu, sih, doakan saja, lah, buat saya dan semuanya tim ganda putri," lanjutnya.
Adapun pasangan Apriyani, Siti Fadia Silva Ramadhanti, kini tengah dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari untuk mengikuti beberapa kejuaraan di tahun ini.
Lanny/Fadia membawa pulang gelar juara Indonesia International Challenge 2024 dan runner-up Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya dalam debut mereka.
Mengenai hal itu, Apriyani mengatakan memberikan dukungan bagi keduanya.
"Saya bilang ke Fadia, saya support, pokoknya (Fadia) bermain, keluarkan yang terbaik dari (Fadia) seperti biasa, terus hal-hal yang
memang harus ditingkatkan, ditingkatkan supaya lebih baik lagi ke depannya," pungkas Apriyani. (Ant/Z-1)
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Dua andalan tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, harus saling berhadapan untuk memperebutkan tiket ke semifinal sektor ganda putri ASB Classic, Rabu (7/1).
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Dua wakil terbaik Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, akan saling berhadapan di partai puncak tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025.
Ganda putri bulu tangkis Indonesia Rachel/Febimenyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di semifinal bulu tangkis beregu putri SEA Games 2025
Ada dua pasangan baru yang sedang diproyeksikan untuk jangka panjang.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Apriyani/Fadia memastikan tiket putaran kedua Kumamoto Masters setelah menang mudah 21-12 dan 21-18 atas ganda putri Jepang Sayaka Hirota/Haruna Konishi.
Apri/Fadia menang 21-11 dan 21-17 atas Isyana/Rinjani di laga final Indonesia Masters II di GOR PBSI Sumatra Utara, Medan, Minggu (26/10).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak semifinal Indonesia Masters II.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved