Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri bulu tangkis Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Trias Mayasari, mulai menunjukkan sinyal positif dalam debut mereka di turnamen internasional.
Tampil di ajang Indonesia Masters 2026, duet senior-junior ini tampak semakin padu, baik dari segi teknis permainan maupun komunikasi di dalam lapangan.
Kepastian ini terlihat setelah Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final. Mereka berhasil menundukkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam, dalam dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1).
Kunci kemenangan ini rupanya terletak pada kedewasaan komunikasi yang terbangun di antara keduanya. Lanny mengakui bahwa koordinasinya dengan Apri telah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan saat laga pembuka di babak pertama.
Dalam pertandingan tersebut, dinamika mental keduanya diuji. Lanny menceritakan bagaimana mereka berbagi peran untuk saling menjaga fokus saat salah satu dari mereka kehilangan ritme permainan.
“Dari saya sih tadi mungkin gim pertama Kak Apri kan banyak bingungnya, saya berusaha menenangkan Kak Apri-nya. Habis itu gim kedua saya juga ada di posisi itu dan Kak Apri balik menenangkan saya,” ungkap Lanny kepada awak media seusai pertandingan.
Senada dengan pasangannya, Apriyani menegaskan bahwa sebagai duet baru, mereka memang memprioritaskan rasa saling melengkapi.
Menurut peraih emas Olimpiade Tokyo tersebut, keterbukaan di lapangan menjadi fondasi utama mereka saat ini.
“Kami memang saling melengkapi dan mencoba terus berkomunikasi sebaik mungkin di lapangan,” tambah Apriyani.
Selain fokus pada pemantapan chemistry, Apriyani juga melihat adanya peluang besar bagi ganda putri Indonesia untuk berbicara banyak di turnamen level BWF Super 500 ini.
Hal ini karena absennya sejumlah pemain papan atas yang biasanya mendominasi peringkat sepuluh besar dunia.
Menurut pengamatan Apri, kondisi bagan pertandingan saat ini cukup menguntungkan bagi wakil tuan rumah karena minimnya pemain unggulan yang berpartisipasi.
“Yang top 10 mungkin yang ada tuh hanya (ganda Thailand) Pearly/Thinaah. Jadi hanya apa ya, mungkin kami bisa dapat kesempatan yang cukup baik juga untuk ganda putri Indonesia,” ujar Apriyani.
“Momentumnya di sini untuk ganda putri Indonesia karena top sepuluh juga kan sedikit yang ikut,” lanjutnya.
Meski menyadari adanya kesempatan emas untuk melaju lebih jauh, pasangan ini enggan terbebani oleh ekspektasi juara.
Apriyani/Lanny memilih untuk bersikap realistis dan tidak ingin terburu-buru memasang target tinggi di turnamen perdana mereka. Mereka menegaskan hanya ingin fokus memberikan performa terbaik di setiap babak yang mereka lalui. (Ant/Z-1)
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Anthony Sinisuka Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua Indonesia Masters setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Dua andalan tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, harus saling berhadapan untuk memperebutkan tiket ke semifinal sektor ganda putri ASB Classic, Rabu (7/1).
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Dua wakil terbaik Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, akan saling berhadapan di partai puncak tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025.
Ganda putri bulu tangkis Indonesia Rachel/Febimenyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di semifinal bulu tangkis beregu putri SEA Games 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved