Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Gresini Racing Marc Marquez meraih podium ketiga dalam sesi sprint race MotoGP seri ke-16 musim 2024 di Sirkuit Motegi, Jepang, Sabtu (5/10).
Meski start dari posisi kesembilan, namun Marquez mampu tampil makin nyaman dengan motor Ducati Desmosedici GP23 untuk meraih podium ketiga, di belakang dua pembalap pabrikan Ducati yakni Franceso Bagnaia dan Enea Bastianini.
Marquez di sesi kualifikasi mencatatkan waktu 1 menit 44,497 detik. Ia sempat mencatatkan waktu terbaik 1:42,868 detik, tapi pole position-nya dianulir karena menyentuh track limit.
Baca juga : Marc Marquez Tegaskan Tekad Bangkit di Sirkuit Motegi
"Kami kurang beruntung karena kami melintas tipis di garis hijau, tetapi pemberitahuan itu datang terlambat sehingga kami tidak dapat mencobanya lagi dan terlempar jauh di posisi grid," ujar Marquez seperti dilansir dari Antara.
Pembalap bernomor 93 itu menambahkan, "Tugas saya adalah tetap tenang dan makin nyaman secara mental untuk bangkit kembali."
"Saya bersaing dengan Enea Bastianini untuk posisi kedua, tetapi ia melakukan pekerjaan yang hebat dalam mempertahankan posisinya," kata Marc.
Baca juga : Gagal Menang di Mandalika, Marc Marquez Alihkan Fokus ke GP Jepang
Pembalap Gresini Racing lainnya, Alex Marquez yang finis di posisi ketujuh menuturkan, "Hari ini positif, meskipun tidak ada hal yang istimewa."
"Saya tidak melakukan kualifikasi dengan baik, tetapi kemudian kami kompetitif dalam balapan. Pilihan ban akan menjadi krusial besok, tetapi kami memiliki peluang untuk tampil baik dan berlomba untuk posisi teratas," kata dia.
Dalam klasemen sementara MotoGP 2024, Marc berada di posisi empat mengantongi 295 poin. Sedangkan Alex berada di posisi 12 memiliki 124 poin.
(Z-6)
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Jorge Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9).
Francesco Bagnaia menjalani akhir pekan sempurna di GP Jepang setelah mendapatkan posisi pole, Sabtu (27/9).
Marc Marquez finis di podium kedua GP Jepang pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9).
Marquez hanya membutuhkan tambahan tiga poin lebih banyak untuk jadi juara dunia dibandingkan adiknya yang membela Gresini Racing, Alex Marquez.
Kecelakaan terjadi di tikungan pertama ketika Martin terjatuh dan menabrak motor rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Francesco Bagnaia tampil dominan dalam ajang sprint race Moto GP Jepang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved