Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner mengangkat trofi ATP Masters ketiganya saat petenis nomor satu dunia itu mengalahkan Frances Tiafoe 7-6 (7/4) dan 6-2 untuk memenangi Cincinnati Terbuka, Selasa (20/8) WIB.
Unggulan teratas asal Italia itu harus bersabar di set pertama sebelum mendominasi pertandingan di set kedua.
Tiafoe, yang permainannya meredup setelah kalah saat tiebreak set pertama, masih mampu tampil impresif.
Baca juga : Jannik Sinner Bersiap di Cincinnati seusai Kekalahan di Montreal
Petenis Amerika Serikat (AS), yang masuk ke peringkat 20 besar, itu menyelamatkan tiga match point sebelum Sinner merebut gelar ke-15 dalam kariernya.
Cincinnati Terbuka merupakan trofi kelima di 2024 bagi Sinner yang memulai musim dengan gelar Australia Terbuka.
"Saya senang, ini adalah minggu yang sangat sulit. Itu sulit secara mental tetapi saya mencoba melakukan yang terbaik," kata Sinner, Selasa (20/8).
Baca juga : Aryna Sabalenka Juara Cincinnati Terbuka
"Frances dan saya sama-sama lelah setelah semifinal dan ada banyak ketegangan."
"Saya senang bisa menjaga level saya di momen-momen penting. Saya menangani situasi di lapangan dengan baik," ujar petenis berusia 23 tahun itu."
"Ada banyak pasang surut, tapi itu normal. Di momen-momen besar di setiap pertandingan saya bermain bagus," lanjutnya.
Baca juga : Lolos ke Final Cincinnati, Jannik Sinner Samai Rekor Casper Ruud
Sinner akan memulai AS Terbuka pada 26 Agustus sebagai favorit utama, unggul lebih dari 2.000 poin dari peringkat dua dunia Novak Djokovic.
Melawan Tiafoe, Sinner mencetak 29 pukulan winner, termasuk 13 ace dan mematahkan servis lawannya itu sebanyak dua kali dari delapan percobaan.
"Saya benar-benar lelah," kata Tiafoe kepada Sinner di depan net setelah babak final.
Baca juga : Kalahkan Iga Swiatek, Aryna Sabalenka Melaju ke Final Cincinnati Terbuka
"Saya tidak terbiasa memainkan begitu banyak pertandingan seperti kalian, orang-orang besar. Permainan yang bagus," imbuhnya.
Keduanya berduel selama hampir 1 jam di set pembuka, dengan Sinner unggul 10 kali dalam perjalanan menuju tiebreak.
Satu celah Tiafoe di pertahanan sudah cukup untuk memberikan Sinner dua peluang set point, yang pertama dikonversi oleh unggulan teratas itu untuk memimpin lebih awal.
Tiafoe kehilangan servisnya untuk memulai set kedua saat performanya mulai turun, sementara Sinner mencapai break ganda pada gim kelima yang berlangsung lebih dari 10 menit dengan tujuh deuce.
Unggul 4-1, Sinner masih harus berjuang, sebab Tiafoe berhasil menyelamatkan tiga match point untuk naik menahan Sinner sebelum ia menyelesaikan pertandingan satu gim kemudian.
Sinner menjadi juara termuda di Cincinnati Terbuka sejak Andy Murray pada 2008. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner melaju ke final ATP Finals 2025 usai menang meyakinkan di semifinal Turin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved