Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Enea Bastianini mengatakan ingin terus mengganggu persaingan juara MotoGP yang direbutkan Jorge Martin dan Francesco Bagnaia setelah dirinya naik podium di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (18/8).
Podium di Red Bull Ring merupakan podium keenamnya musim ini setelah meraih kemenangan di Silverston, Inggris dua pekan lalu.
Dengan menyisakan sembilan seri musim ini, ia kini duduk di posisi ketiga klasemen sementara dengan 214 poin, terpaut 56 poin dari Martin di posisi kedua dan 61 poin dari Bagnaia di puncak.
Baca juga : MotoGP Belanda, Bagnaia Prediksi Persaingan bakal Lebih ketat
"Ya, saya berharap bisa dekat dengan orang ini dan bertarung dengannya demi kemenangan di pertandingan berikutnya," kata Bastianini seperti dilansir dari Antara, Senin (19/8).
Seri ke-12 MotoGP musim ini akan dihelat dua pekan lagi di Sirkuit Aragon, Spanyol pada 31 Agustus dan 1 September.
Bastianini pun mengincar kemenangan keduanya musim ini untuk terus meramaikan persaingan juara bersama Martin dan Bagnaia.
"Aragon adalah salah satu trek favorit saya dan penting untuk bertarung dengannya demi kemenangan kejuaraan di balapan berikutnya," kata pembalap asal Italia itu. (Z-6)
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved