Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP McLaren Lando Norris menyebut pembalap Red Bull Oracle, Max Verstappen lebih banyak membuat kesalahan dibanding dirinya selama gelaran Formula 1 GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (30/6) malam WIB.
Lando yang terlibat insiden dengan pembalap Belanda tersebut dipastikan tidak dapat melanjutkan balapan karena mengalami sejumlah kerusakan di liveries-nya.
"Jelas saya sedikit di belakang dalam hal kecepatan dibandingkan dengan Max, tugas pertama dan kedua dia akan selalu memperlebar jarak yang sedikit itu. Tapi mereka sepertinya membuat lebih banyak kesalahan daripada apa yang kami lakukan," ujar Lando Norris dikutip Antara, Senin (1/7).
Baca juga : George Russell Rebut Podium Pertama di GP Austria
Verstappen yang sebelumnya memimpin pole position dengan keunggulan tiga detik harus merelakan keunggulan tersebut usai memasuki pit stop yang memangkas keunggulannya menjadi tinggal satu detik atas Lando yang membayanginya di posisi kedua.
Pembalap asal Belgia tersebut menyebut kondisi usai pit stop membuat Verstappen dalam tekanan dan membuatnya melakukan kesalahan dengan tergelincir di lap 64 sehingga menyebabkan kontak dengannya.
"Mereka mengacaukan pit stop mereka yang jarang terjadi dari mereka, tetapi jelas sedikit tekanan dari pihak mereka dan mereka mulai tergelincir sedikit. Tapi saya merasa seperti saya mengendarai balapan yang bagus. Saya terus bertarung sepanjang waktu," jelas Lando Norris.
Baca juga : Lando Norris Bertekad Beri Tekanan terhadap Max Verstappen di GP Austria
Lando memutuskan untuk tak melanjutkan balapan karena memang kondisi berangin dan mobilnya mengalami kerusakan total yang membuatnya memutuskan untuk tak melanjutkan balapan.
"Sangat mudah untuk membuat kesalahan tetapi sulit untuk mengendarai karena kondisi berangin dan hal-hal seperti itu terjadi. Saya hanya merasa kecewa. Banyak kerusakan pada mobil, mobil hancur total," kata Lando Norris.
Di GP Austria, pembalap Mercedes George Russel memanfaatkan momentum atas insiden antara Verstappen dan Norris usai tampil dengan catatan waktu tercepat 1 jam 24 menit 22,798 detik. (Ant/P-5)
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Formula 1 resmi membatalkan balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan April 2026. Keamanan menjadi prioritas utama di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Dua pembalap Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi ketiga dan keempat.
George Russell mengamankan pole position untuk Sprint Race Formula 1 Chinese Grand Prix setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi di Shanghai.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved