Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Leclerc Berharap Tahun Kuda Bawa Keberuntungan Ferrari di GP Tiongkok

Khoerun Nadif Rahmat
12/3/2026 20:36
Leclerc Berharap Tahun Kuda Bawa Keberuntungan Ferrari di GP Tiongkok
Pembalap Ferrari Charles Leclerc.((AFP/Patrick T. Fallon))

PEMBALAP Ferrari Charles Leclerc berharap tahun kuda menjadi pertanda baik bagi Ferrari saat kembali tampil di F1 GP Tiongkok akhir pekan ini, setelah pengalaman buruk yang dialami timnya di Shanghai musim lalu.

Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan karena pelanggaran teknis terkait keausan papan bawah mobil yang dinilai berlebihan.

 

Tahun baru Tiongkok yang dimulai bulan lalu memasuki tahun kuda. Leclerc menilai simbol tersebut dapat menjadi pertanda baik bagi Ferrari yang identik dengan logo kuda jingkrak atau "Cavallino".

"Saya sudah bersama tim ini selama bertahun tahun dan sejak pertama kali bergabung saya sudah menunggu datangnya tahun kuda," kata Leclerc dikutip dari AFP.

"Saya berharap tahun ini menjadi tahun kami, tetapi kami menghadapi persaingan yang sangat kuat," imbuhnya.

Leclerc memulai musim 2026 dengan hasil cukup baik setelah finis ketiga pada seri pembuka di Australia akhir pekan lalu.

Dalam balapan tersebut, ia bersama rekan setimnya Lewis Hamilton harus mengakui keunggulan dua pembalap Mercedes, yakni pemenang balapan George Russell dan Kimi Antonelli.

"Saya pikir Mercedes saat ini cukup jauh di depan, tetapi sedikit demi sedikit kami bisa mengejar mereka," ujar Leclerc.

Hamilton yang telah tujuh kali menjadi juara dunia juga pernah mencatat kemenangan mengejutkan pada sprint race di Sirkuit Internasional Shanghai musim lalu. Namun, musim debutnya bersama Ferrari pada 2025 secara keseluruhan berjalan sulit karena performa mobil yang tidak kompetitif.

Memasuki musim ini, Hamilton mengaku merasa lebih nyaman, tetapi ia menegaskan masih terlalu dini untuk menilai peluang Ferrari dalam perebutan gelar juara dunia pembalap maupun konstruktor.

"Saya pikir masih akan sangat sulit mengalahkan Mercedes akhir pekan ini," kata Hamilton.

"Anda harus mengasumsikan tim lain juga akan meningkatkan performa. McLaren akan semakin cepat dan mobil Red Bull kedua juga akan ikut bersaing. Jadi kami hanya akan fokus melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan memaksimalkan potensi mobil," imbuhnya. (Ndf/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya