Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tatap Revolusi Regulasi Formula 1 2026, Charles Leclerc Siap Hadapi Tantangan Baru Bersama Ferrari

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 11:21
Tatap Revolusi Regulasi Formula 1 2026, Charles Leclerc Siap Hadapi Tantangan Baru Bersama Ferrari
Pembalap Ferrari Charles Leclerc(AFP/CLIVE ROSE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )

PEMBALAP andalan Ferrari, Charles Leclerc, mengaku sangat antusias menyambut perubahan regulasi besar-besaran yang akan diterapkan pada Formula 1 musim 2026. 

Meski menyadari adanya tantangan teknis yang berat, pembalap asal Monako tersebut optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim memulai pengembangan dari titik nol.

Perubahan aturan pada musim 2026 disebut-sebut sebagai salah satu transformasi paling signifikan dalam sejarah panjang Formula 1. Fokus utama dari regulasi baru ini adalah menciptakan mobil yang lebih lincah dan kompetitif di lintasan.

Salah satu poin krusial adalah perubahan dimensi kendaraan. Mobil F1 masa depan akan dirancang lebih kecil dan ringan, dengan berat minimum yang dipangkas menjadi 770 kg, lebih ringan 30 kg dibandingkan standar mobil saat ini. 

Selain itu, otoritas balap akan memperkenalkan sistem sayap depan dan belakang yang dapat digerakkan secara aktif untuk menggantikan fungsi Drag Reduction System (DRS).

Dari sisi aerodinamika, aturan baru ini akan memangkas tingkat downforce atau gaya tekan ke bawah sebesar 15% hingga 30%. 

Perubahan ini diprediksi akan mengubah gaya balap di lintasan secara drastis: mobil akan melaju lebih lambat saat melibas tikungan, namun mampu mencapai kecepatan yang jauh lebih tinggi ketika memasuki trek lurus.

Menanggapi perubahan radikal tersebut, Leclerc tidak bisa menyembunyikan rasa penasarannya. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk segera berada di balik kemudi mobil terbaru Ferrari, SF-26, yang baru saja diperkenalkan ke publik pada akhir pekan lalu.

"Ini menjadi tantangan besar tapi itu sesuatu yang menggairahkan saya, dan dengan semua kerja di belakang layar saya hanya benar-benar tertarik untuk menyetir dan melihat bagaimana rasanya berkendara, jadi itu sangat menarik," ujar Leclerc sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1.

Saat ini, SF-26 memang masih dalam tahap pengembangan intensif dan belum turun ke lintasan untuk diuji coba secara langsung oleh pembalap. Namun, kerja keras tim mekanik dan insinyur di pabrik Maranello memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi sang pembalap.

"Saya sangat bersemangat karena ada begitu banyak obrolan dan begitu banyak pekerjaan di belakang layar untuk mendapatkan kondisi mobil yang siap dan membawa mobil bisa berjalan di trek secara normal," ungkap Leclerc menutup pembicaraan.

Dengan regulasi baru ini, harapan besar tertuju pada pundak Leclerc dan Ferrari untuk mengakhiri puasa gelar dan kembali mendominasi puncak klasemen jet darat dunia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya