Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ferrari Kembali Terpuruk, Leclerc dan Hamilton Gagal Tampil Kompetitif di Kualifikasi F1 GP Qatar

Thalatie K Yani
30/11/2025 09:30
Ferrari Kembali Terpuruk, Leclerc dan Hamilton Gagal Tampil Kompetitif di Kualifikasi F1 GP Qatar
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.(Media Sosial X)

UPAYA Charles Leclerc dan Lewis Hamilton untuk kembali bersaing di barisan depan kembali terhenti, setelah keduanya tampil di bawah harapan pada sesi kualifikasi Grand Prix Qatar. Keduanya tak mampu menandingi kecepatan rival utama dalam sesi yang berlangsung sangat kompetitif.

Saat McLaren, Mercedes, dan Red Bull terlihat bergantian berebut peluang pole position, Ferrari justru tertinggal jauh dan gagal menunjukkan peningkatan berarti setelah Sprint sebelumnya. Dalam Sprint berdurasi 19 lap tersebut, Leclerc finis di P13, sementara Hamilton di P17, sebelum pembalap Inggris itu naik satu posisi karena Lance Stroll memulai dari pit lane.

Harapan Hamilton untuk memulai balapan dari posisi lebih baik tidak terwujud setelah ia tereliminasi di Q1 dan harus memulai dari posisi 18. Dengan karakter lintasan yang sulit untuk menyalip, Hamilton menghadapi tugas berat untuk kembali meraih poin. Ia sebelumnya mengungkapkan  mobil terasa lebih buruk dibanding sesi Sprint Qualifying.

“Saya merasa sedikit lebih baik. Kami melakukan beberapa perubahan dan saya merasa lebih baik, tetapi saya tetap tidak cepat,” ujar Hamilton.

Hamilton juga mengakui musim perdananya bersama Ferrari menjadi periode sulit. Ia menegaskan “sangat berterima kasih atas dukungan” fans dan “tidak akan bisa melewati tahun ini tanpa mereka.”

Leclerc mengalami kesulitan serupa. Ia menutup kualifikasi di P10, terpaut lebih dari satu detik dari waktu pole Oscar Piastri. Sebuah spin besar di Q3 dipicu oleh oversteer yang terus ia alami sepanjang akhir pekan, dan ia mengaku tidak optimistis akan adanya perubahan signifikan sebelum balapan.

“Hari yang sangat sulit, akhir pekan yang sangat sulit. Saya tidak tahu harus berkata apa. Sangat sulit mengendarai mobil ini, menjaga mobil tetap di lintasan. Saya sudah mencoba segalanya untuk mendapatkan apa pun dari mobil ini, tetapi untuk saat ini, ini satu-satunya hal yang mungkin,” ujarnya.

Leclerc menambahkan ia mencoba melakukan reset untuk Sprint. Namun “itu tidak berhasil” setelah ia kehilangan empat posisi dan beberapa kali melebar keluar lintasan.

“Saya harap semuanya berjalan lebih baik besok, tetapi tidak ada yang saya rasakan dari mobil ini yang membuat saya berpikir akan lebih baik. Saya hanya akan berusaha memaksimalkan apa pun yang mungkin. Dengan Safety Car, semoga saja kami sedikit beruntung, itu mungkin satu-satunya harapan saya,” ujar Leclerc. (Formula 1/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik