Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Charles Leclerc mengakui adanya penurunan kecepatan pada mobil Ferrari SF-24 yang ia kendarai di balapan utama GP Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (21/4).
Leclerc menilai penurunan akselerasi tersebut kemungkinan besar dipengaruhi penggunaan ban kompon keras yang dipilih timnya, sehingga membuatnya tidak mampu berdiri di podium setelah finis di posisi keempat.
"Saya pikir sebagai sebuah tim kami cukup yakin bahwa kecepatan balapan kami sangat kuat. Namun, kami tidak berkendara dengan kecepatan (yang cukup) tinggi (selama akhir pekan ini)," ungkap Leclerc, dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (23/4).
Baca juga : Charles Leclerc Tegaskan tidak Khawatirkan Masa Depan Carlos Sainz
"Kami merasa menjadi lebih lambat dari yang kami perkirakan, jadi itu adalah kejutan besar. Terutama McLaren yang sangat, sangat kuat di medan ini," lanjut pembalap Monako.
Leclerc dan rekan satu timnya Carlos Sainz, yang finis di P5, menghadapi tantangan yang cukup berat sejak awal balapan. Performa mereka sempat terpengaruh akibat adanya insiden yang melibatkan George Russell (Mercedes) dan Nico Hulkenberg (Haas).
Hal itu pun dimanfaatkan runner up GP Tiongkok 2024 Lando Norris (McLaren) untuk melancarkan strateginya dan berakselerasi, menyalip Leclerc, Sainz, Sergio Perez (Red Bull), serta Fernando Alonso (Aston Martin).
Baca juga : Charles Leclerc Ungguli Latihan Terakhir di Melbourne Sebelum Max Verstappen
Norris juga memanfaatkan virtual safety car dan safety car untuk melewati Perez, dan Leclerc merasa hal itu menghambat upaya Ferrari untuk merebut barisan terdepan.
"Saya rasa kami juga berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dengan adanya safety car karena hal tersebut menempatkan kami pada strategi yang sama seperti orang lain," kata Leclerc.
"Sampai saat itu, saya melakukan pekerjaan yang sangat bagus dengan (penggunaan) ban, dan saya sangat yakin bahwa kami bisa melakukan balapan yang hebat. Setelah itu segalanya menjadi lebih sulit," tambahnya.
Putaran selanjutnya untuk Formula 1 musim ini, yakni GP Miami, akan digelar pada 3-5 Mei 2024 di Miami International Autodrome, Florida, Amerika Serikat (AS). (Ant/Z-1)
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Dua pembalap Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi ketiga dan keempat.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Menjelang seri kedua musim ini di Grand Prix Tiongkok di Shanghai akhir pekan ini, Norris mulai menunjukkan nada yang lebih optimistis.
Nasib serupa juga dialami oleh Leclerc yang mencatat bahwa SF25 miliknya mempunyai berat 1 kg di bawah berat minimum sehingga membuatnya didiskualifikasi.
Hamilton mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi dengan catatan 1 menit 30,849 detik.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Prediksi lengkap F1 GP Australia 2026. Ferrari difavoritkan juara, sementara Red Bull Ford hadapi tantangan reliabilitas mesin baru. Cek di sini!
Pembalap Ferrari Charles Leclerc resmi menikah dengan model Alexandra Saint-Mleux di Monaco dalam upacara privat yang dihadiri keluarga dan sahabat terdekat.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved