Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Polemik Regulasi Baru Formula 1 2026: Hamilton Menikmati, Verstappen dan Alonso Mengkritik

Basuki Eka Purnama
19/2/2026 10:01
Polemik Regulasi Baru Formula 1 2026: Hamilton Menikmati, Verstappen dan Alonso Mengkritik
Pembalap Ferrari Lewis Hamilton(AFP/GIUSEPPE CACACE )

PERUBAHAN regulasi besar-besaran dalam sejarah Formula 1 (F1) resmi diberlakukan, mencakup perombakan pada sasis, mesin hibrida, ban, hingga bahan bakar. Namun, pembaruan ini memicu perpecahan sudut pandang di antara para pembalap papan atas. 

Di saat Lewis Hamilton merasa mobil generasi baru ini lebih menyenangkan, Max Verstappen dan Fernando Alonso justru melontarkan kritik tajam.

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, justru melihat berkurangnya downforce (gaya tekan ke bawah) sebagai tantangan positif. 

Berbeda dengan pandangan rekan-rekannya, Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.

"Kami hanya memiliki downforce yang lebih sedikit," ujar Hamilton. "Namun, Anda masih harus menemukan grip-nya. Masih banyak elemen yang sepenuhnya berada di bawah kendali kami. Jadi, ini terasa berbeda dan baru, dan saya masih menganggapnya cukup menyenangkan."

Hamilton menambahkan bahwa mobil saat ini lebih mudah dikendalikan dibandingkan musim-musim sebelumnya yang dianggap terlalu agresif. 

"Mobil-mobil ini lebih menyenangkan untuk dikendarai. Mereka lebih mudah dikoreksi. Jadi, Anda bisa merasakan snap (guncangan mendadak) namun tetap bisa menjaganya tetap di lintasan. Mobil tahun sebelumnya sedikit terlalu berada di ambang batas," tuturnya.

Kritik "Formula E" dari Verstappen

Kontras dengan Hamilton, juara bertahan Max Verstappen tidak menyembunyikan kekecewaannya, terutama terkait performa mesin hibrida baru yang menuntut manajemen energi yang sangat ketat. 

Verstappen bahkan menyindir mobil baru ini dengan sebutan "Formula E versi steroid" dan merasa kehilangan jati diri F1.

"Anda sedang memperebutkan grip. Anda berada di batas kemampuan dari apa yang Anda miliki, itu pasti. Hanya saja, (grip) itu tidak sebanyak sekarang," kata Verstappen. 

Ia juga mengeluhkan sulitnya mengelola kombinasi pengereman dan tikungan pada mobil saat ini. "Apalagi dengan aspal yang sangat agresif, Anda tidak mendapatkan banyak combined grip saat ini. Sedikit sulit untuk dikelola."

Alonso: Skill Pembalap tidak Lagi Utama

Senada dengan Verstappen, pembalap veteran Fernando Alonso menilai regulasi baru ini justru mengikis peran keterampilan individu pembalap. 

Menurutnya, kecepatan di tikungan kini lebih ditentukan oleh strategi penghematan energi demi mengejar kecepatan di lintasan lurus.

"Dari sudut pandang pembalap, keterampilan menjadi kurang penting karena Anda hanya bisa melaju secepat pilihan energi yang Anda buat sebelum tikungan tersebut. Jadi, ini adalah Formula 1 yang berbeda," jelas Alonso.

Ia mencontohkan di Tikungan 12 Bahrain atau beberapa tikungan di Barcelona, pembalap terpaksa melambat di tikungan demi menyimpan energi untuk trek lurus. 

"Di tikungan kecepatan tinggi, menurut saya ini kurang menantang. Tidak ada salahnya mengatakan hal itu," tambah Alonso.

Hingga saat ini, Hamilton sendiri mengaku belum memiliki gambaran jelas mengenai dampak jangka panjang regulasi ini terhadap kualitas balapan secara keseluruhan. 

"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi lebih baik," tutupnya. (bbc/Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya