Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWIS Hamilton menepis spekulasi bahwa dirinya akan meninggalkan Ferrari lebih awal menyusul musim 2025 yang mengecewakan setelah hengkang dari Mercedes.
Juara dunia tujuh kali itu kini mencatat rekor yang tidak diinginkan setelah gagal naik podium dalam 20 balapan beruntun, rentetan terpanjang dalam sejarah Ferrari. Hamilton berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 146 poin, tertinggal 64 poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc.
Rumor mengenai masa depannya mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di Grand Prix Meksiko bulan lalu. Saat itu, Hamilton terkena penalti 10 detik yang dinilai terlalu keras.
Isu kemudian berkembang bahwa ia bisa digantikan oleh pembalap muda Inggris berusia 20 tahun, Oliver Bearman, yang merupakan pembalap binaan Ferrari dan kini memperkuat Haas.
Bearman, yang finis keempat di Meksiko dan tampil impresif di musim debutnya, juga membantah rumor tersebut dengan menyebutnya tidak realistis.
Menanggapi isu yang beredar, Hamilton menegaskan masih memiliki kontrak panjang bersama Ferrari.
“Saya memiliki kontrak yang cukup panjang. Biasanya, ketika membuat kontrak, pembicaraan baru dimulai satu tahun sebelumnya. Dan saat ini saya masih jauh dari hal itu,” ujar Hamilton dikutip dari AFP.
Musim Hamilton bersama Ferrari berjalan penuh naik turun. Ia belum sekalipun meraih podium, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 19 tahun kariernya di Formula 1, serta terus mendorong perubahan dalam sistem kerja tim.
Spekulasi mengenai masa depan Hamilton juga diperkuat dengan ketidakpastian posisi kepala tim Fred Vasseur dan kepergian mantan insinyur performanya di Ferrari, Riccardo Corte.
Di luar isu kontrak, Hamilton juga menyoroti perlunya Federasi Otomotif Internasional (FIA) memperbaiki sistem pemberian penalti setelah sejumlah insiden kontroversial di Meksiko.
Hamilton menjadi satu-satunya pembalap yang dihukum meski beberapa pembalap lain juga memotong jalur lintasan.
“Saya pikir ini bagian dari masalah besar terkait transparansi dan akuntabilitas, serta keputusan yang terlalu tertutup di balik layar,” ucap Hamilton.
“Itu hal yang harus diperbaiki. Saya tidak tahu apakah mereka sadar bahwa keputusan mereka bisa memengaruhi karier pembalap dan menentukan kejuaraan, seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Perlu ada pembenahan,” tambahnya. (I-3)
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
LANDO Norris menegaskan kebanggaannya usai berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) untuk pertama kalinya pada akhir musim 2025.
KESUKSESAN Lando Norris merebut gelar juara dunia Formula 1 2025 memantik apresiasi luas pada Minggu (7/12) waktu setempat, setelah ia finis ketiga di Grand Prix Abu Dhabi.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Akhir pekan ini pun dipastikan menjadi salah satu penutup musim paling mendebarkan dalam sejarah Formula 1.
Verstappen saat ini masih tertinggal 24 poin dari Norris.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved