Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Theo Pourchaire Resmi Bergabung dengan Mercedes sebagai Development Driver untuk Musim 2026

Basuki Eka Purnama
25/2/2026 05:40
Theo Pourchaire Resmi Bergabung dengan Mercedes sebagai Development Driver untuk Musim 2026
Development driver untuk tim Formula 1 Mercedes Theo Pourchaire(Instagram @theopourchaire21)

PEMBALAP asal Prancis, Theo Pourchaire, resmi diumumkan sebagai development driver untuk tim Formula 1 Mercedes pada musim 2026. 

Kepastian ini menjadi babak baru bagi juara dunia Formula 2 2023 tersebut setelah melewati perjalanan karier yang dinamis di berbagai ajang balap internasional.

Kabar ini disambut dengan antusias oleh Pourchaire. Ia mengungkapkan rasa bangga dapat menjadi bagian dari salah satu tim tersukses dalam sejarah Formula 1, yang tercatat telah mengoleksi delapan gelar juara dunia konstruktor dan sembilan gelar juara dunia pembalap.

"Kabar ini akhirnya resmi diumumkan, saya sangat bangga dan bersyukur bisa bergabung dengan Mercedes sebagai development driver. Terima kasih banyak kepada semua pihak yang terlibat karena telah memberi saya kesempatan ini. Saya akan memanfaatkannya sebaik mungkin," ujar Pourchaire dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (24/2).

Di Mercedes, pembalap berusia 22 tahun ini akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli. 

Ia juga akan berbagi tanggung jawab dengan Fred Vesti, yang merupakan runner-up Formula 2 2023. 

Kedekatan ini menjadi reuni menarik, mengingat Vesti sempat menjadi rival terdekat Pourchaire dalam perebutan gelar juara F2 dua tahun silam.

Keputusan Pourchaire bergabung dengan Mercedes didasari oleh kekaguman mendalam terhadap tim tersebut. Sebagai penggemar yang mengikuti kiprah Mercedes sejak belia, ia mengaku telah menyaksikan langsung dominasi dan pencapaian tim yang berbasis di Brackley tersebut.

Perjalanan karier Pourchaire sebelum mencapai titik ini memang tergolong mumpuni. Setelah menjuarai F2 2023 bersama ART Grand Prix, ia sempat menjajaki ajang IndyCar pada 2024 serta menjalani peran sebagai pembalap cadangan untuk Alfa Romeo/Kick Sauber. 

Selama masa baktinya di Sauber, ia bahkan sempat mendapatkan kesempatan berharga mengikuti tiga sesi latihan bebas (FP1) pada musim 2022 dan 2023.

Tak berhenti di ajang single-seater, Pourchaire juga mulai mendalami dunia balap ketahanan (endurance racing). 

Pada 2025, ia menjadi development driver sekaligus pembalap pengganti untuk Stoffel Vandoorne di ajang World Endurance Championship (WEC), di mana ia sukses menempati urutan ketujuh klasemen akhir.

Kini, di musim 2026, Pourchaire akan membagi fokusnya. Selain mengemban tugas krusial sebagai development driver bagi Mercedes di F1, ia juga akan tetap berlaga secara penuh waktu di kategori hypercar dalam ajang WEC bersama tim Peugeot. 

Kombinasi peran ini diharapkan dapat memperkaya pengalamannya dalam mengembangkan performa kendaraan balap di tingkat tertinggi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya