Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menegaskan ingin mempertahankan performa gemilangnya di GP Spanyol, dua pekan lalu, menjelang GP Prancis, yang akan diadakan pada akhir pekan ini.
"Setelah balapan akhir pekan terakhir di Jerez dan uji coba yang telah kami lakukan, saya tiba di Le Mans dengan cukup percaya diri. Semua aspek kami kembangkan agar kami bisa cepat sejak awal (balapan)," kata Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati, Kamis (9/5).
Pembalap asal Italia itu menilai Ducati merupakan salah satu pabrikan yang memiliki penampilan kuat di sirkuit ikonis Le Mans. Meski demikian, pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengaku tidak ingin lengah dalam menghadapi balapan mendatang.
Baca juga : Marc Marquez Ingin Pertahanan Konsistensi di MotoGP Prancis
"Kami selalu kompetitif di Prancis, dan bahkan balapan tahun lalu, kami memiliki kecepatan yang baik dan berjuang untuk menang," kata dia.
"Dalam hal ini, kami akan bekerja untuk siap menghadapi kondisi apa pun," tambah Bagnaia.
Di sisi lain, rekan satu tim Bagnaia, Enea Bastianini, mengaku bersemangat untuk kembali ke trek dan bertekad untuk melanjutkan dominasi Ducati di Le Mans.
Baca juga : Marc Marquez Sebut Insiden di GP Portugal Murni Kesalahan Francesco Bagnaia
Dari 36 edisi GP Prancis yang digelar sejauh ini, Ducati sudah berjaya di empat edisi terakhir, yakni pada 2020 bersama Danilo Petrucci, 2021 bersama Jack Miller, 2022 bersama Bastianini, dan 2023 dengan Marco Bezzecchi.
"Saya senang bisa kembali ke Le Mans, setelah saya tidak bisa balapan tahun lalu karena cedera. Ini jelas merupakan trek yang spesial karena saya berhasil meraih kemenangan di sana pada 2022," ujar Bastianini.
"Setelah uji coba di Jerez, saya pulang dengan gembira dan puas. Saya yakin bahwa apa yang kami coba akan membantu kami baik di sini maupun di balapan berikutnya. Saya tidak sabar untuk kembali bersaing memperebutkan podium," lanjutnya.
Baca juga : Ducati Sebut Francesco Bagnaia Sukses Juarai GP Qatar karena Berani Ambil Risiko
Rangkaian GP Prancis dimulai pada hari ini, Jumat (10/5). Pada pukul 16.00 WIB akan digelar sesi latihan bebas (FP) pertama, lalu pada 20.00 WIB adalah sesi latihan.
Pada Sabtu (11/5) untuk sesi FP 2 akan digelar pada pukul 15.00 WIB, dilanjutkan dengan sesi kualifikasi dan Sprint, yang masing-masing diadakan pada pukul 16.00 WIB dan 20.00 WIB.
Pada Minggu (12/5), akan bergulir balapan utama pada pukul 19.00 WIB. (Ant/Z-1)
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menilai prototipe RC213V versi 2026 sebagai paket motor terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan pabrikan asal Jepang tersebut.
CHOCOLATOS, pemimpin merek wafer stick dan minuman cokelat kemasan saset dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood), secara resmi menjadi sponsor tim BK8 Gresini Racing di MotoGP.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Karakter Marco Bezzecchi yang ceria namun penuh determinasi sangat cocok dengan semangat yang diusung oleh tim Aprilia Racing.
CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe, menegaskan bahwa musim 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved