Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra bulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melaju ke semifinal All England setelah mengalahkan unggulan pertama asal Denmark, Viktor Axelsen, pada pertarungan ketat di perempat final, Sabtu (16/3) dini hari WIB.
Ginting menundukkan Axelsen lewat pertarungan rubber game dengan skor 8-21, 21-18, 21-19 dalam tempo 1 jam 9 menit di Utilita Arena, Birmingham, Inggris.
Gim pertama berlangsung dengan cepat. Axelsen memegang penuh kontrol permainan dan tidak memberikan kesempatan bagi Ginting untuk mengembangkan variasi serangan dan lepas dari tekanan.
Baca juga : Ini Profil Viktor Axelsen, Lawan Ginting di Final Indonesia Terbuka 2023
Namun, gim kedua berjalan dengan alot. Ginting mulai tampil lebih fokus dan memupuk kepercayaan dirinya kembali demi memaksakan rubber game kontra tunggal putra nomor satu dunia tersebut.
Di awal gim kedua, Ginting berhasil memegang keunggulan, hingga interval gim tersebut direbut olehnya dengan skor 11-7.
Selepas turun minum, Ginting masih unggul atas Axelsen, meskipun secara perlahan, pebulu tangkis Denmark mulai mengejar dengan lebih sabar.
Baca juga : Anthony Sinisuka Ginting Fokus di Dua Turnamen Mendatang Demi Tiket ke Olimpiade Paris 2024
Kedudukan pun berimbang 15-15 lalu 17-17, dan pertarungan sengit antara dua peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 itu mulai memanas. Berbekal ketenangan dan kepercayaan diri di momen krusial tersebut, Ginting akhirnya mampu membungkus kemenangan pada gim kedua 21-18.
Gim pamungkas kembali berjalan dengan intens, dengan kedua pemain saling bergantian untuk unggul, lalu menyamakan angka di papan skor.
Kali ini, Ginting, yang merupakan unggulan kelima dalam turnamen ini, sempat tertinggal, dengan Axelsen meraih interval gim ketiga, 11-8.
Baca juga : Drawing BWF World Tour Final 2023, Ginting Satu Grup dengan Viktor Axelsen
Selepas itu, Ginting dapat menyamakan kedudukan 12-12 dan sempat membuat juara All England 2022 itu tidak berkutik dan tertinggal cukup jauh darinya, dengan skor 18-12.
Kejutan tidak berhenti sampai di situ. Axelsen dengan perlahan mampu melesat mengumpulkan angka di momen kritis tersebut dan menyamakan kedudukan menjadi 18-18.
Matchpoint pertama diraih oleh Ginting 20-18, tapi Axelsen masih belum mengendurkan serangannya dan memperkecil jarak dengan menambah satu poin lagi, sebelum akhirnya Ginting memenangkan pertandingan intens tersebut dengan skor 21-19.
Baca juga : Gagal Putus Rekor Kekalahan dari Axelsen, Ginting : Akan Terus Cari Celah Bisa Menang
Ini merupakan pertama kalinya dalam 15 tahun tunggal putra Indonesia berhasil menembus babak semifinal turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini.
Terakhir kalinya tunggal putra Indonesia lolos ke semifinal turnamen Super 1000 All England adalah pada 2009, ketika Taufik Hidayat berhadapan dan kalah dari pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei.
Dengan kemenangan ini, Ginting akan berjumpa dengan wakil Prancis Christo Popov di babak empat besar All England edisi ke-125 ini. (Ant/Z-1)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Felisha juga menilai performa mereka meningkat dibanding pertandingan sebelumnya, terutama dalam beradaptasi dengan kondisi lapangan.
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Ginting mengaku bersyukur dapat tampil baik dan menjalankan strategi dengan efektif saat menghadapi lawan yang sudah sering ia temui di berbagai turnamen.
Kehadiran Anthony Sinisuka Ginting membawa angin segar bagi skuad Merah Putih di Kejuaraan Beregu Asia, mengingat sang pemain baru saja menyelesaikan proses pemulihan cedera pinggang.
HARAPAN Indonesia untuk melihat aksi Anthony Sinisuka Ginting dan pasangan ganda campuran muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di turnamen Thailand Masters 2026
Anthony Sinisuka Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua Indonesia Masters setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved