Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus terhenti lebih awal di ajang Indonesia Masters 2026. Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua turnamen level Super 500 tersebut setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Kabar ini mengejutkan publik Istora Senayan, mengingat Ginting baru saja menyelesaikan laga putaran pertama, Rabu (21/1) malam WIB. Ketidaknyamanan pada pinggang tersebut mulai dirasakan sesaat setelah pertandingan usai dan kondisi fisiknya tidak kunjung membaik hingga menjelang laga babak kedua.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, memberikan klarifikasi mengenai kondisi anak asuhnya tersebut.
Indra menegaskan bahwa gangguan pada pinggang kali ini merupakan insiden baru dan bukan merupakan sisa cedera lama yang belum pulih.
"Cedera pinggang mah pasti ada ya, tapi maksud saya ini bukan cedera kambuhan yang istilahnya kambuh lagi, bukan gitu. Ini istilahnya apa ya situasi yang di luar dugaan kita semua lah," ujar Indra Wijaya saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (22/1).
Sejatinya, Ginting dijadwalkan menghadapi wakil Singapura, Jason Teh, di putaran kedua Indonesia Masters.
Pemain peringkat atas dunia itu sempat berupaya melakukan proses pemulihan kilat dan tetap mencoba melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Namun, rasa sakit yang menetap membuat Ginting dan tim pelatih sepakat untuk tidak memaksakan diri demi menghindari risiko yang lebih besar.
Keputusan ini tentu menjadi catatan medis tambahan bagi Ginting. Sebelumnya, ia sempat absen cukup lama untuk memulihkan cedera bahu yang didapat saat bertanding di Prancis Terbuka 2025, Oktober lalu.
Indonesia Masters 2026 sebenarnya menjadi salah satu panggung kembalinya Ginting ke performa terbaik sebelum akhirnya terhambat masalah pinggang.
Terkait keikutsertaan Ginting di turnamen berikutnya, Thailand Masters 2026, yang dijadwalkan pada 27 Januari hingga 1 Februari mendatang, Indra Wijaya belum bisa memberikan jaminan. Pihaknya masih memantau perkembangan pemulihan Ginting hingga akhir pekan ini.
"Harusnya kan dia berangkat ke Thailand ya. Kami lihat pemulihannya, masih ada sampai nanti main di Thailand itu hari Selasa atau Rabu (pekan depan). Kami lihat pemulihannya sampai di hari Minggu (25/1) gitu ya, seperti apa," pungkas Indra.
Dengan mundurnya Ginting dan kekalahan Moh. Zaki Ubaidillah di putaran kedua Indonesia Masters, harapan Indonesia di sektor tunggal putra kini hanya bertumpu pada Alwi Farhan.
Alwi menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa untuk memperebutkan gelar juara di Istora. (Ant/Z-1)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Meski belum berhasil melaju jauh, Ubed mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah kembali berhadapan dengan pemain-pemain unggulan di level elite.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved