Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus terhenti lebih awal di ajang Indonesia Masters 2026. Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua turnamen level Super 500 tersebut setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Kabar ini mengejutkan publik Istora Senayan, mengingat Ginting baru saja menyelesaikan laga putaran pertama, Rabu (21/1) malam WIB. Ketidaknyamanan pada pinggang tersebut mulai dirasakan sesaat setelah pertandingan usai dan kondisi fisiknya tidak kunjung membaik hingga menjelang laga babak kedua.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, memberikan klarifikasi mengenai kondisi anak asuhnya tersebut.
Indra menegaskan bahwa gangguan pada pinggang kali ini merupakan insiden baru dan bukan merupakan sisa cedera lama yang belum pulih.
"Cedera pinggang mah pasti ada ya, tapi maksud saya ini bukan cedera kambuhan yang istilahnya kambuh lagi, bukan gitu. Ini istilahnya apa ya situasi yang di luar dugaan kita semua lah," ujar Indra Wijaya saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (22/1).
Sejatinya, Ginting dijadwalkan menghadapi wakil Singapura, Jason Teh, di putaran kedua Indonesia Masters.
Pemain peringkat atas dunia itu sempat berupaya melakukan proses pemulihan kilat dan tetap mencoba melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Namun, rasa sakit yang menetap membuat Ginting dan tim pelatih sepakat untuk tidak memaksakan diri demi menghindari risiko yang lebih besar.
Keputusan ini tentu menjadi catatan medis tambahan bagi Ginting. Sebelumnya, ia sempat absen cukup lama untuk memulihkan cedera bahu yang didapat saat bertanding di Prancis Terbuka 2025, Oktober lalu.
Indonesia Masters 2026 sebenarnya menjadi salah satu panggung kembalinya Ginting ke performa terbaik sebelum akhirnya terhambat masalah pinggang.
Terkait keikutsertaan Ginting di turnamen berikutnya, Thailand Masters 2026, yang dijadwalkan pada 27 Januari hingga 1 Februari mendatang, Indra Wijaya belum bisa memberikan jaminan. Pihaknya masih memantau perkembangan pemulihan Ginting hingga akhir pekan ini.
"Harusnya kan dia berangkat ke Thailand ya. Kami lihat pemulihannya, masih ada sampai nanti main di Thailand itu hari Selasa atau Rabu (pekan depan). Kami lihat pemulihannya sampai di hari Minggu (25/1) gitu ya, seperti apa," pungkas Indra.
Dengan mundurnya Ginting dan kekalahan Moh. Zaki Ubaidillah di putaran kedua Indonesia Masters, harapan Indonesia di sektor tunggal putra kini hanya bertumpu pada Alwi Farhan.
Alwi menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa untuk memperebutkan gelar juara di Istora. (Ant/Z-1)
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Jonatan Christie memutuskan absen di Indonesia Masters setelah melewati jadwal kompetisi yang sangat padat dalam dua pekan terakhir, yakni Malaysia Terbuka dan India Terbuka 2025.
Jonatan Christie tercatat belum berhasil memetik kemenangan dalam dua pertemuan terakhir kontra Christo Popov.
Anthony Sinisuka Ginting akan kembali tampil setelah absen lama karena cedera dan fokus ke urusan keluarga.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved