Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCESCO Bagnaia dan Jorge Martin akan membawa duel perebutan gelar juara MotoGP ke GP Malaysia di Sepang pada hari Minggu (12/11) mendatang, dengan gelar juara yang sudah sangat dekat dengan tiga balapan tersisa.
Bagnaia saat ini memuncaki klasemen sementara dengan 389 poin, unggul tipis dari Martin dengan 376 poin. Selanjutnya, Marco Bezzecchi secara matematis masih berada dalam perebutan gelar juara dunia dengan berada di urutan ketiga, dengan 310 poin.
Namun secara realistis ini adalah pertarungan langsung antara dua pembalap teratas. Maksimal 111 poin bisa diperebutkan dalam tiga akhir pekan ke depan, termasuk balapan sprint.
Baca juga : Jorge Martin Mengaku Rasakan Tekanan Persaingan Menjadi Juara MotoGP
Bagnaia dari Ducati adalah pemegang gelar juara bertahan. Posisi Martin, yang sedang mengejar gelar juara dunia pertamanya, secara bertahap berhasil mengungguli rivalnya di paruh kedua musim yang terdiri dari 20 seri ini.
Pembalap Pramac ini meningkatkan tekanan dengan memenangkan balapan sprint ketujuhnya pada musim ini di Thailand dan melanjutkannya dengan menyegel kemenangan keempatnya di grand prix pada tahun 2023.
Martin bahkan mengakui mengalami malam-malam tanpa tidur karena musim yang penuh dengan ketegangan.
Baca juga : Menangi GP Thailand, Jorge Martin Menebus Kegagalan
"Saya akui bahwa saya sudah merasakan tekananm saya belum tidur. Saya butuh empat atau lima hari untuk tidak memikirkan motor. Mental saya hancur," kata Martin.
Sementara itu, Bagnaia juga tampil emosional di Thailand dan sangat kecewa karena hanya finis di urutan ketujuh dalam balapan sprint.
Pembalap Italia ini melewati garis finis di urutan ketiga, di belakang Brad Binder. Tetapi mendapatkan posisi kedua setelah pembalap Afrika Selatan tersebut terkena penalti satu tempat karena melebihi batas lintasan di lap terakhir.
Baca juga : Jorge Martin Rebut Pole Position di Thailand
"Saya sedikit marah karena saya kehilangan banyak poin di balapan sprint dan saya pikir kami harus sedikit memperbaiki diri," ujar Bagnaia.
Pengalaman pembalap Italia ini memenangkan gelar juara dunia tahun lalu bisa menjadi keuntungan saat mereka mendekati akhir musim.
"Dari segi tekanan, tahun lalu lebih tinggi. Itu lebih intens dan saya merasakan lebih banyak beban di pundak saya.Tahun ini berbeda. Saya merasakan banyak tekanan, sama saja, tetapi dengan cara yang lebih memotivasi," sebutnya.
Baca juga : Jorge Martin Kuasasi Sesi Latihan MotoGP Thailand
Seperti di Thailand dua minggu lalu, cuaca panas akan kembali menjadi faktor di Malaysia. Suhu sepanjang minggu ini diperkirakan akan mencapai 33 derajat celcius (91 Fahrenheit) ditambah dengan kelembapan yang tinggi dan ancaman badai petir tropis yang selalu ada.
Sirkuit Internasional Sepang, dekat Kuala Lumpur, dulunya menjadi tuan rumah Formula Satu dan memberikan banyak kesempatan untuk balapan berkecepatan tinggi dan menyalip. Sirkuit ini memiliki lintasan yang lebar dengan dua lintasan lurus yang panjang dan merupakan salah satu lintasan terpanjang di MotoGP.
Aksi dimulai pada hari Jumat dengan latihan, diikuti dengan latihan lebih lanjut, kualifikasi, dan balapan sprint 10 lap pada hari Sabtu. Grand Prix 20 lap diadakan pada hari Minggu.
Apa pun yang terjadi di Malaysia, perebutan gelar juara akan tetap hidup hingga balapan terakhir di Qatar, diikuti dengan balapan terakhir di Valencia pada akhir November. (AFP/Z-4)
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menilai prototipe RC213V versi 2026 sebagai paket motor terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan pabrikan asal Jepang tersebut.
CHOCOLATOS, pemimpin merek wafer stick dan minuman cokelat kemasan saset dari PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood), secara resmi menjadi sponsor tim BK8 Gresini Racing di MotoGP.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Karakter Marco Bezzecchi yang ceria namun penuh determinasi sangat cocok dengan semangat yang diusung oleh tim Aprilia Racing.
CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe, menegaskan bahwa musim 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved