Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL kepala pelatih tim nasional panahan Indonesia Park Young-geol mengatakan pemanah Merah Putih butuh lebih banyak kesempatan bersaing di kejuaraan internasional.
Menurut pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu, atlet panahan Indonesia harus memiliki program latihan yang sama dengan atlet dari negara-negara lain. Kiblat panahan di Asia untuk saat ini adalah Korsel, Tiongkok, dan India.
"Jangan sampai ketinggalan jauh dari negara-negara tersebut sehingga tidak mampu bersaing. Kami harus memperbanyak latihan menembak, juga memperbaiki mental bertanding para atlet. Hanya itu cara satu-satunya agar kami tidak ketinggalan," ujar Park seperti dilansir dari Antara, Rabu (21/6).
Baca juga: Arsjad Rasjid Fokus Ulangi Sejarah Panahan di Olimpiade
Dia juga mengungkapkan atlet panahan Indonesia masih sulit untuk bersaing di perempat final, semifinal, hingga final karena sama sekali belum memiliki pengalaman sampai ke fase tersebut.
"Memang untuk bersaing hingga merebut medali masih terasa sulit karena Indonesia sendiri belum sering masuk ke semifinal atau final selama kompetisi dibandingkan dengan negara-negara lain. Jadi, selalu ada beban di pundak para atlet dan menjadi tekanan tersendiri untuk dapat mempersembahkan yang terbaik. Ini yang harus dipersiapkan dalam latihan," ujarnya.
Pernyataan Park tersebut merujuk pada hasil di turnamen internasional yang diikuti pemanah Merah Putih mulai dari Piala Dunia Stage 1 di Turki pada 18-23 April, Piala Dunia Stage 2 di Shanghai pada 16-21 Mei, dan Piala Asia Stage 3 di Singapura pada 5-10 Juni.
Baca juga: Ginting Sebut Persaingan Raih Tiket ke Olimpiade di Tunggal Putra Ketat
Pencapaian tertinggi atlet Indonesia adalah menempati peringkat keempat beregu campuran recurve pada Piala Dunia Stage 2 di Shanghai, sedangkan untuk Piala Asia terhenti di perempat final.
Masalah akurasi tembakan dinilai menjadi tantangan utama ketika para atlet memasuki situasi krusial yang menuntut konsentrasi dan mental tinggi untuk dapat melangkah lebih jauh ke babak selanjutnya hingga meraih medali. (Z-6)
Dokter Spesialis Ortopedi ingatkan atlet profesional: Kurang disiplin recovery dan istirahat adalah tiket menuju cedera fatal. Simak protokolnya!
Aksi bejat tersebut diduga telah berlangsung selama empat tahun, yakni sejak 2021 hingga 2025.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved