Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Ferrari Charles Leclerc menegaskan bahwa dia dan timnya ingin tampil baik di musim 2023. Mereka pun berharap bisa maksimal saat tampil di GP Azerbaijan akhir bulan ini. Leclerc mengatakan jeda waktu yang jauh antara GP Australia dan Azerbaijan diharapkan dapat membuat tim lebih solid untuk menyempurnakan mobil mereka.
"Saya pikir dalam situasi kami sebagai tim, kami mengambil ini sebagai kesempatan untuk bekerja sebanyak mungkin selama jeda ini, untuk mendapatkan peningkatan secepat mungkin dan menjadi sekompetitif yang kami inginkan di musim ini," kata Leclerc.
Ferrari memang mengawali musim dengan berat saat balapan di Bahrain, Arab Saudi, dan Australia. Perjalanan mereka yang menantang itu membuat tim pabrikan Italia tersebut berada jauh di urutan keempat dalam klasemen konstruktor dan terpaut hampir 100 poin dari tim pemimpin, Red Bull.
Baca juga: Kutukan F1 Menanti Max Verstappen
"Ini masih musim yang sangat, sangat panjang. Kami sepenuhnya termotivasi untuk kembali ke puncak dan kami akan mencoba menggunakan pekan-pekan ini (sebelum Azerbaijan) sebaik mungkin," ujar Leclerc.
Penampilan Leclerc pada tiga balapan pertama tahun ini sangat kontras dengan tahun lalu ketika ia meraih dua kemenangan dan finis kedua untuk mempertahankan keunggulan awal kejuaraan dengan 34 poin.
Baca juga: Hamilton Tegaskan tidak akan Tinggalkan Mercedes
Sekarang dia duduk di urutan ke-10 dalam klasemen pembalap dengan hanya enam poin saja yang berhasil ia kumpulkan. Pembalap Monako itu juga sempat mengalami beberapa insiden, hingga masalah teknis pada mobil yang ia kendarai.
"Kami tahu (pencapaian baik) pada tahun lalu, dan sekarang ini semua adalah tentang fokus pada apa yang bisa kami lakukan lebih baik untuk meningkat dan kembali ke level (terbaik). Kami tahu di mana kami harus bekerja dan sekarang kami hanya perlu mewujudkannya," kata Leclerc. (Ant/Z-6)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Max Verstappen dari Red Bull tetap tenang meski Virtual Safety Car di akhir lomba menggagalkan peluangnya merebut posisi kedua dari Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Peluncuran identitas visual tim dilakukan secara tidak biasa, yakni melalui tayangan iklan pada ajang Super Bowl, menandai keseriusan Cadillac memasuki panggung balap Formula 1.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved