Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti siap tampil maksimal dalam debutnya sebagai pasangan ganda putri pada SEA Games 2021 Vietnam di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, 16-22 Mei.
Apriyani/Fadia melakoni debutnya dengan kemenangan mudah atas pasangan tuan rumah Pham Thi Khanh/Van Anh Than 21-3, 21-9 pada babak semifinal SEA Games Vietnam.
Apriyani mengatakan chemistry dengan Fadia perlahan sudah mulai terbentuk karena mereka juga sebelumnya sudah sering latihan bersama.
“Chemistry di antara kami semakin terbentuk, ya. Pertandingan ini yang pertama kali dan kami juga terus berkomunikasi,” ujar Apri selepas pertandingan semifinal di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, hari ini.
“Tapi saya tidak terlalu mengatur Fadia karena dia sudah tahu apa tugasnya dan saya percaya dengan dia. Pada akhirnya itu yang membentuk hubungan menjadi lebih baik. Pada intinya saya percaya dengan Fadia,” kata dia menambahkan.
“Kami mau memberikan yang terbaik untuk diri sendiri dan Indonesia. Kami juga mau mencetak prestasi sebanyak-banyaknya.”
Baca juga: Ganda Putri Apriyani/Fadia bawa Tim Putri Indonesia Imbangi Vietnam 1-1
Debut Apri/Fadia seharusnya terealisasi di German Open Maret lalu, namun harus tertunda karena cedera betis yang dialami Apri.
Pasangan anyar itu juga kembali gagal debut di Swiss Open dan Korean Open karena Apri masih harus menjalani pemulihan.
Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu sebelumnya merasakan cedera betis kanannya kambuh di tengah laga babak 16 besar All England 2022 saat berpasangan dengan Greysia Polii.
Selain Apri/Fadia, Ribka Sugiarto juga menjalani debut bersama Febby Valencia Dwijayanti Gani di SEA Games Vietnam.
Debut Ribka/Febby di SEA Games juga berbuah manis dengan kemenangan atas wakil Vietnam, Thi Hoai Do/Nhu Thao Pham, 21-7, 21-6.(Ant/OL-4)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Rachel/Febi memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Apri/Fadia dengan skor 21-10 dan 21-19 di perempat final Australia Terbuka.
Apriyani/Fadia memastikan tiket putaran kedua Kumamoto Masters setelah menang mudah 21-12 dan 21-18 atas ganda putri Jepang Sayaka Hirota/Haruna Konishi.
Apri/Fadia menang 21-11 dan 21-17 atas Isyana/Rinjani di laga final Indonesia Masters II di GOR PBSI Sumatra Utara, Medan, Minggu (26/10).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak semifinal Indonesia Masters II.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved