Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk melaju ke babak 16 besar turnamen bulutangkis SimInvest Indonesia Open 2021 terhenti. Asa mereka lolos ke babak kedua, digagalkan duo Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang).
Bertanding di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Nusa Dua, Rabu (24/11), Ahsan/Hendra akhirnya menyerah kepada sang juara Indonesia Masters tersebut. Melalui pertarungan tiga gim, andalan tuan rumah ini kalah dengan skor 21-23, 21-15, 15-21.
Selapas laga, Hendra mengaku kehilangan momentum di gim ketiga. Pasangan berjuluk The Daddies itu tidak stabil permainannya sehingga harus rela kembali kalah dari Hoki/Kobayashi.
"Ya hari ini kami kalah lagi. Cuma saya rasa permainan hari ini lebih baik. Walaupun kalah, pola permainanya kami kurang lebih sudah ketemu," tutur Hendra dalam keterangan resmi PBSI, Rabu (24/11).
“Setelah dari turnamen ini, kita terus persiapan menuju World Championship. Ada dua minggu dari sekarang, kita maksimalkan persiapan saja," ungkap Hendra usai pertandingan.
Baca juga : 18 Wakil Indonesia Siap Bertarung di Hari Kedua Indonesia Terbuka 2021
Dalam kesempatan ini, Hendra enggan menyebut kekalahan yang diderita karena jadwal yang padat. Karena pada ajang berhadiah total 850 ribu dolar AS ini semua pemain juga merasakan hal yang sama.
"Kalau jadwal padat, semua juga mengalami jadwal padat," kata Hendra.
"Mungkin setelah Olimpik memang turun (performa) kita tapi itu wajar, dalam artian sejak sebelum Olimpik kan latihannya tinggi. Untuk tahun depan kan harus bertanding lagi semoga ga beruntun seperti ini lah (jadwal turnamen)," imbuhnya.
Kekalahan ini membuat pasangan Ahsan/Hendra kembali mengalami kegagalan saat berjumpa Hoki/Kobayashi. Pada pertandingan terakhir di ajang Indonesia Masters 2020, mereka juga mengalami kekalahan dari duo Jepang itu di babak 16 besar melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 15-21, 12-21. (OL-7)
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved