Jumat 16 Juli 2021, 10:13 WIB

Sekjen PBB Dipastikan tidak Hadir di Olimpiade Tokyo

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Sekjen PBB Dipastikan tidak Hadir di Olimpiade Tokyo

AFP/JAVIER SORIANO
Sekjen PBB Antonio Guterres

 

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres tidak memiliki rencana mengunjungi Jepang untuk menghadiri Olimpiade Tokyo. Hal itu dungkapkan juru bicara Guterres seperti dilaporkan Kyodo, Jumat (16/7).

Dalam sebuah pesan video, Guterres menyebut soal gencatan senjata Olimpiade dan menyerukan agar semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut mematuhi gencatan senjata selama Olimpiade Musim Panas di Jepang.

"Dalam beberapa hari, atlet dari seluruh dunia akan berkumpul di Jepang untuk Olimpiade dan Paralimpiade. Mereka harus melalui hambatan yang sangat besar untuk berpartisipasi di tengah pandemi covid-19," kata Guterres.

Baca juga: Djokovic Pastikan akan Tampil di Olimpiade Tokyo

"Perdamaian dan persatuan menjadi tujuan bersama, bahkan lebih penting tahun ini, karena kami berusaha untuk mengakhiri pandemi dan membangun pemulihan global yang kuat, berkelanjutan dan inklusif," kata Sekjen PBB.

Lebih lanjut, dia juga mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik patuh terhadap gencatan senjata yang berlangsung hingga 12 September, tujuh hari setelah penutupan Paralimpiade.

Resolusi gencatan senjata Olimpiade pertama kali diadopsi di PBB setahun sebelum Olimpiade Musim Dingin 1994 di Lillehammer, Norwegia, berdasarkan proposal dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Gencatan senjata terakhir diadopsi pada Desember 2019 dalam Sidang Majelis Umum PBB. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Aaron FRANCIS / AFP

Raih Gelar Australia Terbuka, Barty: Mimpi yang jadi Kenyataan

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 19:20 WIB
Ashleigh Barty mengakhiri puasa gelar juara untuk nomor tunggal putri bagi Australia selama 44 tahun, di turnamen grand slam Australia...
MICHAEL ERREY / AFP

Buntut Omeli Wasit, Medvedev Didenda Rp170 juta

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 18:50 WIB
Medvedev mendapat denda 12 ribu dolar AS (setara Rp170 juta) karena tindakannya yang mengomeli wasit selama pertandingan semifinal...
Martin KEEP / AFP

Juara Australia Terbuka, Barty Cetak Sejarah

👤Akhmad Mustain 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 18:14 WIB
Barty menjadi orang Australia pertama yang memenangkan Grand Slam di negaranya dalam 44 tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya