Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, melayangkan kritik keras terhadap Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, atas sikapnya dalam merespons agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Araqchi mendesak PBB untuk berhenti berfokus pada dampak ekonomi global dan mulai memedulikan ratusan nyawa warga sipil yang melayang.
Melalui unggahan di akun X miliknya pada Sabtu (7/3), Araqchi menanggapi pernyataan Guterres yang menyatakan kekhawatiran atas "risiko besar bagi ekonomi global" akibat ketegangan tersebut. Araqchi menegaskan bahwa situasi saat ini bukanlah sekadar pertempuran biasa, melainkan agresi tak beralasan oleh dua rezim bersenjata nuklir.
"Tuan Sekretaris Jenderal, mari kita jujur. Ini bukan sekadar 'pertempuran'; ini adalah 'agresi tak beralasan' yang diluncurkan oleh dua rezim bersenjata nuklir terhadap Iran," tegas Araqchi.
Tragedi Kota Minab
Dalam pernyataannya, Araqchi mengungkap data memilukan mengenai korban sipil selama tujuh hari serangan udara AS-Israel. Ia secara khusus menyoroti pembantaian di Kota Minab di mana 175 anak, yang ia sebut sebagai 'malaikat kecil', tewas oleh serangan AS-Israel terhadap sekolah mereka.
"Anda khawatir tentang 'risiko besar bagi ekonomi global'; bagaimana dengan warga sipil yang tidak bersalah, termasuk 175 malaikat kecil yang dibantai di Kota Minab?" tambahnya.
Araqchi juga mengungkapkan bahwa serangan ini terjadi justru saat Iran sedang berada dalam "negosiasi diplomatik yang serius". Ia menuntut PBB untuk memikul tanggung jawab hukum dan moral atas perang ilegal yang dipicu oleh pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu.
Sejauh ini, militer Iran terus melakukan serangan balasan besar-besaran menggunakan rudal dan drone terhadap aset-aset AS dan Israel di wilayah pendudukan serta pangkalan regional sebagai respons atas agresi tersebut.
Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
IRAN mengambil langkah tegas terhadap lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Terbaru, Garda Revolusi Iran menyatakan telah memaksa tiga kapal kargo untuk putar balik
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Menyusul respons positif yang disampaikan Teheran, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
Negara Teluk (GCC) desak keterlibatan dalam perundingan AS-Iran guna jamin kedaulatan dan keamanan regional pascaserangan masif yang sasar infrastruktur vital mereka.
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkap adanya pesan dari AS melalui perantara. Di sisi lain, PBB peringatkan Lebanon jangan jadi 'Gaza kedua'.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved