Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hingga saat ini, masih menunggu pengajuan proposal anggaran untuk Olimpiade Tokyo dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengingat pelaksanaan kejuaraan empat tahunan itu sudah dekat.
"Soal anggaran kami belum bisa sebut jumlahnya karena masih menunggu proposal dari KOI masuk. Tapi kembali lagi ketika proposal masuk akan ada review dan seleksi untuk melihat apa yang diajukan," kata Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Chandra Bhakti dalam diskusi Indonesia Menuju Olimpiade Tokyo 2021 di Jakarta, Selasa (4/5).
Terkait anggaran, sebelumnya, Seskemenpora Gatot S Dewa Broto menyatakan pihaknya menyiapkan anggaran kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo sebesar Rp30 miliar.
Baca juga: PB PASI Targetkan Zohri Lolos ke Semifinal di Olimpiade Tokyo
Chandra Bhakti memastikan atlet yang lolos ke Olimpiade Tokyo bakal mendapatkan pelayan maksimal termasuk urusan transportasi.
Mereka yang lolos bakal mendapatkan tiket pesawat kelas bisnis. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan untuk lolos ke Olimpiade.
"Untuk sampai di Olimpiade itu harus ada kualifikasi dan ini berbeda dengan SEA Games. Mereka harus kumpulkan poin dulu untuk bisa lolos.
Apalagi jarak ke Jepang cukup jauh dan sehingga dikhawatirkan mempengaruhi fisik atlet," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengakui pihaknya belum mengajukan proposal anggaran Olimpiade. Hal itu karena proses kualifikasi masih berjalan sehingga jumlah atlet yang lolos belum ditetapkan.
"Kualifikasi masih sampai Juni. Jadi kita belum bisa mengajukan sekarang karena per hari ini yang terkualifikasi baru lima atlet. Jadi kita menunggu semua sudah terkualifikasi dulu," kata Okto saat dikonfirmasi.
Atlet Indonesia yang sudah mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 23 Juli-8 Agustus sebanyak lima atlet yakni Lalu Muhammad Zohri dari atletik, Riau Ega Agatha dan Diananda Chairunisa dari panahan, Vidya Rafika Rahmatan Thayiba dari cabang olahraga menembak, serta Rifda Irfanaluthfi dari senam.
Jumlah ini dipastikan akan bertambah karena ada beberapa atlet yang sudah lolos namun belum ditetapkan seperti dua atlet angkat besi yakni Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika.
Selain itu, dari bulu tangkis, yang merupakan cabang yang diharapkan mampu mempertahankan tradisi emas juga belum ditetapkan.
Bulu tangkis sendiri sudah mengamankan 11 atlet yakni tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
"Mereka yang lolos juga akan mendapatkan uang pembinaan. Saat Olimpiade Rio masing-masing atlet mendapatkan Rp100 juta. Itu selain bonus medali. Untuk yang lolos Olimpiade Tokyo juga akan dapat. Untuk besarannya belum ditentukan," pungkas Okto. (Ant/OL-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Kemenpora membuka peluang domino masuk agenda olahraga nasional termasuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
TIM bulutangkis Indonesia tengah memasuki fase pematangan menuju SEA Games Thailand 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 sampai 20 Desember.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved