Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Muktamar PII ke-33 Pertegas Peran Pelajar Islam dalam Kepemimpinan Nasional

Rahmatul Fajri
11/2/2026 19:45
Muktamar PII ke-33 Pertegas Peran Pelajar Islam dalam Kepemimpinan Nasional
Pembukaan Muktamar PII ke-33.(Dok. Pribadi)

KOTA Palembang resmi menjadi tuan rumah perhelatan nasional Muktamar XXXIII Pelajar Islam Indonesia (PII). Ajang bergengsi organisasi pelajar tertua di Indonesia ini dibuka pada Selasa (10/2/2026) di Aula BPSDMD Sumatera Selatan dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari mendatang.

Agenda utama Muktamar kali ini adalah mengevaluasi kinerja organisasi satu periode ke belakang serta memilih Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII yang baru.

Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital. Selain itu, kebijakan sekolah seperti full day school turut menjadi tantangan bagi aktivisme pelajar.

“PII harus berdiri di tengah dunia digital saat ini. Tantangan kita adalah waktu, karena anggota kita adalah siswa sekolah dengan tugas yang banyak dan pilihan aktivitas yang beragam. Kita harus merumuskan kebijakan yang relevan agar PII tetap menjadi pilihan utama pelajar,” ujar Kohar melalui keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Kohar menambahkan, PII bertujuan mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk masa depan bangsa. Ia berharap kader PII ke depan dapat mengisi ruang pengambilan keputusan dengan integritas nilai.

Senada dengan hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Pemprov Sumsel, Zulkarnain, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyatakan bahwa Pemprov Sumsel terus mendukung pembinaan generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah.

“Tantangan pemuda saat ini kompleks, mulai dari teknologi hingga perubahan sosial budaya. PII diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam melahirkan pemimpin yang memiliki karakter kuat dan nilai keimanan yang kokoh,” kata Zulkarnain.

Peluang Program Kemenpora

Dukungan terhadap Muktamar ini juga datang dari pemerintah pusat. Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Rokhmi Vita Kusuma, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah telah menyiapkan berbagai program unggulan yang dapat diakses oleh kader organisasi kepemudaan.

"Kami memiliki program pertukaran pemuda antarprovinsi serta pengiriman pelajar ke luar negeri dari tingkat daerah hingga nasional. Kami mengajak organisasi seperti PII untuk berkolaborasi dan memanfaatkan program ini guna memperkuat jati diri pelajar dan bangsa," tutur Rokhmi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya