Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan akan bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo untuk mendukung atlet Merah-Putih yang berlaga di Olimpiade Tokyo, Juli mendatang.
Dengan Olimpiade Tokyo tidak memperbolehkan hadirnya penonton dari luar negeri secara langsung di venue akibat pandemi covid-19, Okto menyebutkan, kehadiran warga Indonesia yang saat ini berada di Jepang menjadi satu-satunya pilihan agar para atlet Indonesia yang sedang berlaga dapat tetap mendapat dukungan.
"Pada fase persiapan, kami akan memasukan bujet khusus di anggaran untuk masyarakat Indonesia yang berada di Jepang agar mendukung kontingen Indonesia di Olimpiade. Dalam waktu dekat, kami bakal membangun komunikasi dengan KBRI di Tokyo," kata Okto, dalam siaran pers yang diterima, Selasa (13/4).
Baca juga: PABSI Persilakan Eko Yuli Berlatih Mandiri
Dengan Olimpiade Tokyo digelar di tengah pandemi covid-19, peraturan ketat terkait penonton di lokasi pertandingan diterapkan demi menjaga keamanan dan kesehatan para atlet.
Berdasarkan informasi terbaru, saat ini, panitia tengah mempertimbangkan terkait pembatasan kuota penonton 50% dari kapasitas arena pertandingan dan melarang penonton luar negeri untuk hadir.
"Aturan-aturan baru ini membuat kami harus menyiapkan langkah-langkah baru. Sebab, kami harus membangun dukungan dan semangat untuk atlet-atlet yang tampil di Olimpiade," ujar Okto.
Terkait format pengerahan dukungan, Okto menyebutkan pihaknya akan mempersiapkan beberapa alternatif. Namun, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak KBRI Tokyo.
"Tidak sekedar menyediakan tiket pertandingan karena itu bakal menjadi tantangan tersendiri. Banyak cara lain yang bisa kami lakukan karena di sana kami juga akan menyediakan Rumah Indonesia sehingga masyarakat Indonesia yang berada di Jepang bisa memberikan dukungan bagi atlet-atlet kita," jelasnya.
Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Hingga saat ini, Indonesia setidaknya telah mengamankan 13 tiket Olimpiade.
Adapun empat di antaranya milik sprinter Lalu Muhammad Zohri, Penembak Vidya Rafika Rahmatan Toyyiban (50m rifle 3 position putri), serta dua kuota entry-by-number untuk panahan putra dan putri.
Dua tiket lain hampir pasti menjadi milik lifter Eko Yuli Irawan (61 kg Putra) dan Windy Cantika Aisha (49 kg putri).
Sisanya diamankan cabang bulu tangkis, dengan setidaknya ada enam wakil yang masuk dalam daftar aman perburuan poin 'race to Tokyo' yakni tunggal Putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, ganda Putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta ganda campuaran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Satu tiket terakhir adalah milik ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang masih belum aman karena hanya berjarak 285 poin dari wakil Hongkong di peringkat race to Tokyo. (OL-1)
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved