Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

15 WNI di Iran Minta Dievakuasi, Opsi Lewat Azerbaijan

Andhika Prasetyo
04/3/2026 06:19
15 WNI di Iran Minta Dievakuasi, Opsi Lewat Azerbaijan
Menteri Luar Negeri Sugiono(Antara)

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Rencana evakuasi tersebut akan dilakukan melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, sebelum para WNI diterbangkan kembali ke Indonesia.

"Sedang diatur kapan (evakuasi dilaksanakan) karena ruang udara juga sedang ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3) malam.

Sugiono menjelaskan pemerintah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran untuk menentukan waktu pelaksanaan evakuasi. Hal ini perlu disesuaikan dengan kondisi keamanan serta penutupan ruang udara akibat situasi konflik.

Para WNI rencananya akan menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan. Setelah itu mereka akan melanjutkan perjalanan menggunakan penerbangan menuju Jakarta. Persiapan evakuasi juga mempertimbangkan kondisi logistik serta kesehatan para WNI, mengingat panjangnya perjalanan yang harus ditempuh sebelum kembali ke Tanah Air.

Evakuasi Berdasarkan Permintaan WNI

Sugiono menegaskan bahwa evakuasi dilakukan berdasarkan permintaan WNI yang berada di wilayah terdampak konflik. ia menekankan bahwa pemerintah tidak bisa memaksa evakuasi bagi warga negara yang merasa masih merasa aman dan tidak mengajukan permintaan.

"Yang minta evakuasi, kita evakuasi. Kan tidak mungkin orang yang tidak mau dipindahkan, kita pindahkan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini WNI di negara-negara kawasan Teluk yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman belum mengajukan permintaan evakuasi.

Sugiono mencontohkan jumlah WNI di Qatar saja mencapai sekitar 27 ribu orang, namun hingga kini tidak ada permintaan untuk dievakuasi.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, Sugiono juga telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat agar segera menyiapkan langkah-langkah evakuasi apabila diperlukan.

"Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," katanya.

Sugiono menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi konflik Iran vs AS. Presiden Prabowo Subianto juga telah menegaskan bahwa Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat muncul akibat konflik geopolitik di kawasan tersebut. Pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya