Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Menlu Sugiono Instruksikan Dubes RI di Teheran Siapkan Langkah Evakuasi WNI

Irvan Sihombing
14/1/2026 20:15
Menlu Sugiono Instruksikan Dubes RI di Teheran Siapkan Langkah Evakuasi WNI
Menteri Luar Negeri Sugiono dalam pidato PPTM di Kemenlu RI, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.(Antara)

MENTERI Luar Negeri RI, Sugiono, telah menginstruksikan Duta Besar Republik Indonesia di Teheran untuk segera mempersiapkan langkah-langkah kontingensi jika sewaktu-waktu evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) perlu dilakukan. 

Instruksi ini menyusul gelombang demonstrasi besar yang tengah mengguncang Iran akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial. Pemerintah saat ini terus memantau dinamika di lapangan secara saksama sebelum mengambil keputusan final mengenai pemulangan warga. 

“Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” ujar Menlu Sugiono usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Meskipun kesiagaan evakuasi telah ditingkatkan, Sugiono menjelaskan bahwa sebagian besar WNI di Iran, yang mayoritas adalah pelajar, saat ini terpusat di kota Qom dan Isfahan. 

Berdasarkan laporan dan pantauan wilayah, kedua kota tersebut bukan merupakan titik utama demonstrasi besar sehingga situasi bagi WNI masih relatif aman. 

“Kalau dilihat dari situasinya, para WNI ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Menlu mengakui sempat terdapat kendala komunikasi dengan perwakilan di sana. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa belum ada laporan WNI yang terdampak secara signifikan oleh unjuk rasa yang bermula di Grand Bazaar Teheran tersebut. 

KBRI Teheran pun terus menjalin komunikasi intensif dengan komunitas Indonesia di berbagai wilayah guna memastikan tidak ada gangguan keamanan yang berarti.

Berdasarkan penilaian situasi hingga Senin (12/1), Kementerian Luar Negeri memandang bahwa proses evakuasi memang belum mendesak untuk dilakukan segera. 

Meski demikian, pemerintah tetap meminta seluruh WNI yang masih menetap di Iran untuk selalu waspada, memantau perkembangan berita setempat, serta menjauhi lokasi-lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa atau demonstrasi.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pemerintah mengimbau masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan ke Iran agar menunda rencana tersebut. Perjalanan hanya disarankan kembali setelah kondisi keamanan nasional di negara tersebut dinyatakan benar-benar kondusif. 

Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan jiwa setiap warga negara di tengah situasi yang masih sangat dinamis. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya