Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

WNI di Iran Diminta Waspada

Irvan Sihombing
14/1/2026 20:06
WNI di Iran Diminta Waspada
Menteri Luar Negeri Sugiono ditemui usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).(Antara)

MENTERI Luar Negeri RI, Sugiono, mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul gelombang demonstrasi besar yang tengah melanda negara tersebut. 

Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi keamanan di lapangan sebelum mengambil keputusan terkait langkah evakuasi.

Menlu Sugiono menjelaskan bahwa mayoritas WNI di Iran berstatus sebagai pelajar dan bermukim di kota Qom serta Isfahan. Berdasarkan pemetaan titik aksi, kedua kota tersebut diketahui bukan merupakan pusat demonstrasi besar-besaran, sehingga risiko keamanan bagi para pelajar Indonesia saat ini masih relatif terkendali. 

“Kalau dilihat dari situasinya, para WNI ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” ujar Sugiono di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Meskipun sempat menghadapi kendala komunikasi beberapa waktu lalu, laporan terbaru memastikan bahwa tidak banyak WNI yang terdampak secara langsung oleh aksi unjuk rasa tersebut. 

Pemerintah meminta para WNI untuk tetap tenang namun tetap memperhatikan setiap perkembangan situasi di wilayah masing-masing serta secara proaktif menghindari kerumunan massa di titik-titik demonstrasi.

Sebagai langkah antisipasi terhadap situasi yang bersifat dinamis, Menlu telah menginstruksikan jajaran diplomatik di Teheran untuk selalu siap siaga dalam kondisi darurat. 

“Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” tegas Menlu Sugiono usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026.

Berdasarkan penilaian terkini dari KBRI Teheran hingga Senin (12/1), kondisi keamanan bagi WNI di berbagai wilayah Iran dilaporkan belum mengalami gangguan yang signifikan. 

Oleh karena itu, evakuasi warga dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak untuk saat ini. Komunikasi terus dijalin secara rutin antara pihak perwakilan Indonesia dengan komunitas WNI guna memastikan keselamatan mereka tetap terjamin di tengah gejolak ekonomi dan politik setempat.

Selain mengimbau warga yang sudah berada di lokasi, pemerintah juga mengeluarkan peringatan bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan menuju Iran dalam waktu dekat. Masyarakat diminta untuk menunda rencana kunjungan tersebut hingga kondisi keamanan di Iran dinyatakan benar-benar kondusif dan stabil oleh otoritas terkait.

Gelombang protes di Iran sendiri dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk serta anjloknya nilai tukar mata uang rial. Aksi yang bermula sejak akhir Desember di Grand Bazaar Teheran tersebut kini telah meluas ke berbagai kota. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya