Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapan AS untuk membantu di tengah gelombang demonstrasi besar yang melanda Iran. Trump menyebut rakyat negara itu tengah berjuang meraih kebebasan di tengah krisis ekonomi dan politik yang kian memburuk.
"Iran sedang mencari kebebasan, mungkin seperti belum pernah terjadi sebelumnya. AS siap membantu!!!" tulis Trump melalui media sosial Truth Social dikutip AFP, Minggu (11/1)
Meski demikian, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk bantuan yang dimaksud. Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah ia menyebut Iran berada dalam masalah besar dan kembali melontarkan peringatan keras bahwa dirinya dapat memerintahkan serangan militer.
Aksi unjuk rasa berskala besar telah berlangsung di berbagai wilayah Iran dalam beberapa waktu terakhir. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Jumat (9/1) menegaskan Republik Islam Iran tidak akan mundur menghadapi gelombang protes yang telah berlangsung hampir dua pekan.
Para demonstran terlihat memenuhi kota-kota besar dengan meneriakkan slogan-slogan seperti matilah diktator serta membakar sejumlah gedung resmi. Aksi ini menunjukkan penentangan terbuka terhadap kepemimpinan Iran.
Untuk meredam meluasnya demonstrasi, otoritas Iran memutus akses internet secara nasional. Kelompok pemantau internet NetBlocks melaporkan melalui media sosial X bahwa jaringan internet terputus total di seluruh negeri sejak Kamis sore waktu setempat.
Langkah ini dinilai sebagai taktik yang kerap digunakan pemerintah Iran dalam menghadapi protes. Langkah ini dilakukan mencegah meluasnya kerusuhan dan tersebarnya rekaman kekerasan ke luar negeri.
Aksi protes awalnya dipicu memburuknya kondisi ekonomi, termasuk melonjaknya inflasi dan anjloknya nilai mata uang Iran terhadap dolar AS. Namun, seiring waktu, demonstrasi tersebut berkembang menjadi tuntutan politik. Di Teheran dan kota-kota lain, massa mulai meneriakkan slogan-slogan yang secara langsung menentang Khamenei.
Trump sebelumnya juga menyinggung situasi di Iran dalam pernyataannya kepada wartawan di Gedung Putih usai bertemu para eksekutif perusahaan minyak AS.
"Menurut saya, rakyat sedang menguasai beberapa kota yang beberapa minggu lalu tidak pernah terpikirkan sebelumnya," sebut Trump.
Trump kembali mengulangi peringatannya kepada otoritas Iran agar tidak menembaki para demonstran. Ia menegaskan bahwa AS memantau situasi dengan sangat cermat.
"Kami akan terlibat. Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras di titik lemah mereka," tegas Trump.
Namun, ia segera menambahkan bahwa pernyataan tersebut tidak berarti akan ada pengerahan pasukan darat. Trump juga menyebut gelombang protes di Iran sebagai sesuatu yang luar biasa dan menakjubkan untuk disaksikan. (AFP/Z-2)
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa militer Iran kini jauh lebih siap menghadapi konflik bersenjata dibandingkan medio Juni lalu.
Menlu Iran Abbas Araghchi nyatakan siap dialog dengan AS jika setara, namun tegas menolak negosiasi di bawah ancaman militer dan enggan bahas program rudal.
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan kesiapan penuh militer AS menghadapi Iran, di tengah meningkatnya ketegangan.
IRAN memperkuat kemampuan militernya dengan mengintegrasikan 1.000 drone tempur baru ke dalam angkatan bersenjata, di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman serangan AS.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
PEMERINTAH Iran mengeklaim memiliki bukti keterlibatan kekuatan asing dalam menggerakkan aksi demonstrasi yang berujung ricuh di berbagai wilayah.
MELALUI sambungan telepon pada Jumat (16/1) waktu setempat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan rasa terima kasihnya atas sikap politik Rusia yang dinilai membela kedaulatan Iran.
TINDAKAN represif otoritas Iran terhadap para demonstran kini menempatkan Teheran dalam pengawasan ketat global.
TINDAKAN keras mematikan dari otoritas keamanan Iran tampaknya telah meredam gelombang protes untuk saat ini.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam represi kekerasan terhadap demonstran di Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved