Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Situasi Memanas, WNI Diimbau Tunda Perjalanan ke Iran

Irvan Sihombing
14/1/2026 20:22
Situasi Memanas, WNI Diimbau Tunda Perjalanan ke Iran
Menteri Luar Negeri Sugiono dalam pidato PPTM di Kemenlu RI, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.(Antara)

PEMERINTAH mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berencana melakukan perjalanan ke Iran untuk menunda rencana tersebut. Langkah ini diambil menyusul gelombang unjuk rasa besar-besaran yang dipicu oleh kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial di negara tersebut.

Penundaan perjalanan ini disarankan hingga situasi dan kondisi keamanan di Iran dinyatakan benar-benar kondusif. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya perlindungan WNI di tengah dinamika keamanan yang masih berlangsung sejak protes bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran dan meluas ke sejumlah kota lainnya.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan sebelum memutuskan langkah lebih lanjut terkait keberadaan WNI di sana. 

“Kalau dilihat dari situasinya, para WNI ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” ujar Sugiono di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, sebagian besar WNI di Iran adalah pelajar yang terpusat di kota Qom dan Isfahan. Lokasi tersebut dilaporkan bukan merupakan titik utama demonstrasi, sehingga hingga Senin (12/1), para WNI mengaku tidak mendapat gangguan keamanan yang signifikan. Atas pertimbangan tersebut, pemerintah menilai bahwa proses evakuasi belum diperlukan untuk saat ini.

Meski demikian, Menlu Sugiono telah menginstruksikan jajarannya untuk tetap bersiap menghadapi segala kemungkinan eskalasi. “Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” kata Menlu usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026.

Terkait kondisi di Iran, Menlu mengakui sempat terdapat kendala komunikasi, namun laporan terbaru memastikan tidak banyak WNI yang terdampak langsung oleh aksi massa. Sugiono tetap meminta WNI yang masih berada di Iran untuk selalu waspada, memperhatikan perkembangan situasi, serta menjauhi titik-titik demonstrasi di wilayah masing-masing.

Pemerintah terus menjalin komunikasi intensif dengan KBRI Teheran guna memastikan keselamatan seluruh warga negara.  (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya