Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Timur Tengah Siaga Satu: AS, Tiongkok, dan Kanada Perintahkan Evakuasi Massal

Haufan Hasyim Salengke
28/2/2026 09:16
Timur Tengah Siaga Satu: AS, Tiongkok, dan Kanada Perintahkan Evakuasi Massal
Setidaknya 50 rudal yang ditembakkan Iran selama konflik 12 hari tahun lalu berhasil mengenai berbagai lokasi di Israel, meskipun negara tersebut memiliki sistem pertahanan udara yang canggih.(AA)

SITUASI keamanan di Timur Tengah berada di ambang kritis. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) secara resmi memberikan izin bagi personel nondarurat dan keluarga staf kedutaan di Israel untuk segera meninggalkan negara tersebut. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko keamanan yang diprediksi akan memuncak dalam waktu dekat.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, Jumat (27/2) waktu setempat, mengeluarkan peringatan keras kepada staf kedutaan agar segera mengamankan tiket penerbangan. "Lakukan HARI INI," tulis Huckabee dalam surel internal yang dikutip The New York Times. Meski ia meminta staf untuk tidak panik, prioritas utama saat ini adalah keluar dari Israel secepat mungkin menuju Washington DC atau lokasi transit lainnya.

Peringatan serupa juga datang dari berbagai belahan dunia. Pengumuman dari kedutaan AS datang ketika Kanada, juga pada Jumat (27/2), menyerukan kepada warganya di Iran untuk segera meninggalkan negara itu. Ottawa memperingatkan bahwa permusuhan di kawasan dapat pecah kembali tanpa peringatan. 

Tiongkok juga secara resmi menyerukan warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran. Beijing mengutip adanya "peningkatan signifikan risiko keamanan eksternal". 

Australia, Polandia, Swedia, dan India juga telah menginstruksikan keluarga diplomat serta warga negara mereka di Israel, Libanon, dan Iran untuk segera angkat kaki sebelum akses transportasi semakin terbatas.

Eksodus diplomatik ini terjadi di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump untuk melancarkan serangan militer jika Iran tidak menghentikan program nuklirnya.

Saat ini, kekuatan militer AS terus menumpuk di kawasan. Jet tempur AS telah dikerahkan ke pangkalan udara Israel, sementara USS Gerald R. Ford—kapal induk terbesar di dunia—dijadwalkan tiba di lepas pantai Haifa pada Jumat (27/2). (Times of Israel/B-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya