Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Konflik Iran-Israel As , Kemlu Buka Hotline Darurat bagi WNI di Kawasan Timur Tengah

Ferdian Ananda Majni
01/3/2026 15:10
Konflik Iran-Israel As , Kemlu Buka Hotline Darurat bagi WNI di Kawasan Timur Tengah
Ilustrasi.(AFP)

KEMENTERIAN Luar Negeri atau Kemlu RI melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan para WNI di wilayah terdampak situasi keamanan yang berkembang antara Iran, Amerika Serikat dan Israel.

Sebelumnya serangan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran membuat pimpinan tertinggi Iran Ali Khamenei tewas, Minggu (1/3).

Dalam keterangan resminya, Kemlu RI menyatakan bahwa pihaknya secara intensif menjalin komunikasi dengan WNI di berbagai negara kawasan tersebut guna memastikan keselamatan dan kondisi mereka tetap terpantau.

Perwakilan RI juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI agar tetap tenang dan waspada. 

"Perwakilan RI telah mengimbau seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat," demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.

Imbauan tersebut turut ditujukan kepada WNI yang mengalami kendala perjalanan akibat perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri mengingatkan masyarakat Indonesia yang berencana bepergian melalui atau transit di kawasan tersebut untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka. Warga diminta menunda perjalanan hingga kondisi dinilai lebih aman dan kondusif.

Kemlu RI bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan asesmen menyeluruh terhadap dinamika keamanan serta kondisi riil di lapangan. Langkah-langkah penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi ke depan.

Dalam keadaan darurat, WNI diminta segera menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di nomor +62 812-9007-0027 atau hotline Kemlu Perwakilan RI terdekat sebagai berikut:

  • KBRI Riyadh: +966 569173990
  • KJRI Jeddah: +966 503609667
  • KBRI Abu Dhabi: +971 566156259
  • KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611
  • KBRI Doha: +974 44657945 / 44664981 / 33322875
  • KBRI Kuwait City: +965 97206060 / +965 97809760
  • KBRI Manama: +973 38791650
  • KBRI Amman: +962 779150407
  • KBRI Baghdad: +964 7769842020
  • KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889
  • KBRI Beirut: +961 70817310
  • KBRI Damaskus: +963 954444810

"Pemerintah memastikan akan terus memprioritaskan perlindungan WNI dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi di kawasan," demikian rilis Kemlu. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya