Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 82 orang penghuni pusat pelatihan nasional (pelatnas) PBSI sangat antusias untuk mendapat vaksinasi pada Jumat (26/2), di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Mereka yang akan menerima vaksin tersebut terdiri dari atlet, pelatih, dan tim pendukung.
Sebagai bentuk syarat untuk mendapatkan vaksin, Kamis (25/2), mereka diwajibkan menjalani tes usap PCR dan antigen di lokasi Cipayung, Jakarta Timur. Tes diambil di tengah para atlet menjalani latihan pagi.
Khusus untuk pemain dan tim yang akan berangkat ke turnamen Swiss Terbuka, Sabtu (27/2), mereka diwajibkan menjalani tes usap PCR. Tes ini sekaligus untuk persyaratan penerbangan dan memasuki wilayah Swiss. Sementara atlet dan tim yang akan berangkat ke All England, cukup menjalani tes usap antigen.
"Alhamdullillah pagi ini 25 Februari 2021, kita melakukan swab dan rapid antigen dalam rangka, besok kita akan melakukan vaksinasi kepada atlet dan para pendamping," tutur Edi Sukarno, Wakil Sekjen PBSI.
Terkait pemberian vaksin ini, pemain tunggal putra Jonatan Christie menyatakan rasa syukurnya karena bisa mendapat prioritas vaksinasi. Dengan menerima vaksin ini, atlet yang akrab disapa Jojo itu mengaku bisa lebih fokus dalam menghadapi pertandingan.
"Pastinya senang dan puji Tuhan kita bisa menjadi prioritas untuk divaksinasi, karena kita tahu juga bahwa vaksin ini tidak semua orang bisa dapat dengan cepat. Ya senang pastinya kita bisa diprioritaskan, karena untuk kepentingan kita juga kan, untuk pertandingan-pertandingan juga," ungkap Jojo.
"Dengan pemberian vaksin ini, kita jauh lebih fokus untuk bertanding, karena sebelum-sebelumnya kan kita sempat takut nih, apakah positif atau negatif covid-19. Ya mudah-mudahan, dengan sudah divaksin ini bisa membantu menambah keyakinan bahwa kita sehat," kata Jojo.
Baca juga: Vaksinasi untuk Atlet Prioritas Digelar Pekan Ini
Senada dengan Jojo, Anthony Sinisuka Ginting yang juga merupakan pemain tunggal putra, juga antusias untuk divaksinasi bersama dengan atlet yang lainnya. Ginting pun melakukan tes antigen sebagai prasyarat menerima vaksin besok.
"Tadi habis latihan seperti biasa, terus dikasih tahu ada swab antigen buat salah satu persyaratan untuk besok. Kita kan salah satu cabang olahraga yang dapat prioritas buat menerima vaksin besok di Istora GBK," ucap Ginting.
"Pastinya harapannya semoga semua baik-baik saja, juga seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan vaksin seperti yang kami terima besok. Jangan lupa, untuk tetap menjaga protokol kesehatan juga setelah divaksinasi," tambah Ginting. (PBSI/R-3)
Ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin mengandaskan juara All England 2025 Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada babak kedua Badminton Asia Championships (BAC) 2025
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus puas menjadi runner-up All England 2025 setelah kalah dari wakil Korea Selatan (Korsel) Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea) 19-21 dan 19-21.
Leo/Bagas menyerah lewat dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-19 dari pasangan Korsel Kim Won-ho/Seo Seung-jae di laga final All England
Ganda putra bulu tangkis Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana akan menghadapi pasangan Korsel Kim Won Ho/Seo Seung Jae di final All England.
Debut Sabar/Reza di All England 2025 terhenti di semifinal setelah kalah dari rekan senegara Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 14-21, 21-17, dan 15-21.
Leo/Bagas melaju ke final All England usai mengalahkan pasangan senegara mereka, Sabar/Reza dengan skor 21-14, 17-21 dan 21-15.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved