Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH positif ditunjukkan pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, pada putaran pertama turnamen bulu tangkis All England 2026.
Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Selasa (3/3) waktu setempat, pasangan unggulan kelima itu sukses menundukkan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-17.
Dominasi Fajar/Fikri terlihat sejak gim pertama dengan selisih poin yang cukup jauh. Meski perlawanan dari pasangan Malaysia mulai meningkat pada gim kedua, duet senior-junior ini tetap mampu menjaga ritme permainan untuk mengunci tiket ke babak 16 besar.
Kemenangan itu menjadi modal berharga bagi Fikri yang baru pertama kali berpasangan dengan Fajar di turnamen tertua di dunia tersebut. "Ini juga pertama kali saya bermain All England bersama a Fajar jadi pengen memberikan kesan yang bagus di pertandingan," ujar Fikri dalam keterangannya.
Fajar Alfian menambahkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada kesabaran dalam mengatur tempo serangan.
Mengingat kondisi lapangan dan karakteristik bola yang digunakan, mereka memilih untuk tidak terburu-buru mematikan lawan. "Laju shuttlecock agak sedikit berat jadi kalau misalkan langsung menyerang itu jadi bumerang buat kami Karena defense pasangan Malaysia luar biasa bagus. Kami lebih banyak mengontrol permainan, lebih bermain rileks, enjoy dan tidak terburu-buru," kata Fajar.
Hasil itu memastikan terjadinya "perang saudara" pada babak selanjutnya. Fajar/Fikri dijadwalkan bertemu rekan senegara, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
"Bertemu Raymond/Joaquin pasti penasaran karena belum bisa menang dari mereka di dua pertemuan awal. Semoga lusa nanti kami bisa mendapatkan kemenangan, itu harapannya," tutur Fikri.
Senada dengan rekannya, Fajar juga mewaspadai grafik peningkatan performa yang ditunjukkan oleh Raymond/Joaquin. Meski berstatus sebagai senior, ia menegaskan akan tetap tampil maksimal demi menjaga gengsi dan peluang melaju lebih jauh.
"Raymond/Joaquin pasangan yang sedang naik daun, punya potensi luar biasa untuk Indonesia tapi kami ingin menampilkan yang terbaik. Semoga hasilnya seperti yang diharapkan," tutup Fajar. (Z-2)
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
Mereka menilai kekalahan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mereka yang baru pertama kali tampil di turnamen Super 1000.
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan pada All England 2026 dengan menembus babak semifinal.
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil mengamankan tiket perempat final All England 2026 setelah memenangi laga derbi kontra rekan senegara
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved