Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Fajar/Fikri Mengaku Bangga Raymond/Joaquin Jadi Juara Australia Terbuka

Basuki Eka Purnama
24/11/2025 09:43
Fajar/Fikri Mengaku Bangga Raymond/Joaquin Jadi Juara Australia Terbuka
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin usai laga final Australia Terbuka.(X @INABadminton)

GANDA putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bangga terhadap junior mereka Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang tampil gemilang hingga menjadi asa baru ganda putra Indonesia setelah meraih gelar ganda putra BWF World Tour Super 500 Australia Terbuka 2025.

Fajar/Fikri menyebut performa pasangan muda itu sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra Indonesia di level dunia.

"Hasilnya memang tidak sesuai harapan, kami kembali jadi runner up. Pasti kecewa, tapi tetap harus disyukuri terutama melihat penampilan junior kami," kata Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI, Senin (24/11).

Menurut Fajar/Fikri, yang kalah di final dengan skor 20-22, 21-10, dan 18-21 itu, perkembangan Raymond/Joaquin sangat pesat.

"Awal tahun masih main di Sirkuit Nasional, lalu naik jadi juara International Challenge, juara Super 100, runner up Korea Masters dan sekarang juara Super 500," ujar Fajar.

Fajar mengungkapkan pencapaian cepat Raymond/Joaquin mencerminkan kualitas dan kesiapan mereka bersaing di level atas.

"Bukan hanya tadi mengalahkan kami, tapi sejak babak pertama mereka mengalahkan pasangan unggulan. Itu luar biasa. Semoga mereka terus padu dan konsisten," ungkap Fajar.

Fikri menambahkan kehadiran pasangan muda itu memberikan suntikan optimisme bagi Tim Indonesia.

"Kami bangga dengan junior kami. Melihat permainan seperti itu menjadi harapan untuk masa depan ganda putra Indonesia," kata Fikri.

Ia mengingatkan tantangan ke depan akan semakin besar.

"Semoga makin baik, makin berprestasi, dan tidak cepat puas karena masih banyak yang menanti di depan," pungkasnya.

Dengan konsistensi prestasi sepanjang musim ini, Raymond/Joaquin kini dipandang sebagai salah satu aset penting regenerasi Pelatnas PBSI.

Sementara Fajar/Fikri berjanji menjadikan hasil runner up ini sebagai bekal evaluasi untuk kembali tampil lebih kuat pada turnamen-turnamen berikutnya, khususnya BWF World Tour Finals 2025. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik