Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ada Kendala Visa, Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters 

Basuki Eka Purnama
12/11/2025 04:08
Ada Kendala Visa, Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters 
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.(pbsi.id)

GANDA putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters
2025 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, 11-16 November, karena terkendala visa.

Kabid Binpres PBSI Eng Hian mengungkapkan Fajar/Fikri semula dijadwalkan tampil di Kumamoto Masters. Namun, proses pembuatan visa entertainer yang menjadi syarat wajib bagi pemain, pelatih, dan tim pendukung yang bertanding di Jepang tidak memungkinkan untuk diselesaikan sebelum keberangkatan.

"Tadinya, kami juga mendaftarkan Fajar/Fikri ke Kumamoto Masters, tetapi karena terkendala proses pembuatan visa Jepang yang memakan waktu lama, program pemberangkatan pemain harus kami sesuaikan," kata Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (11/11).

PBSI kemudian memutuskan untuk mengalihkan fokus Fajar/Rian ke Super 500 Australia Terbuka 2025 yang digelar pekan berikutnya. 

Turnamen tersebut juga menjadi peluang penting bagi Fajar/Fikri untuk mengamankan posisi menuju World Tour Finals 2025 setelah sebelumnya tiga kali beruntun menjadi runner-up (Super 500 Korea Terbuka, Super 750 Denmark Terbuka, Super 750 Prancis Terbuka) dan terhenti di perempat final Hylo Terbuka.

Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menjelaskan proses visa ke Jepang untuk atlet kini harus melalui dua tahap, yakni penerbitan Certificate of Eligibility (COE) oleh otoritas Jepang yang memakan waktu 2-3 pekan, kemudian dilanjutkan proses visa entertainer yang membutuhkan waktu tambahan sekitar dua minggu.

"Oleh karena itu, para pemain kita yang berlaga di Hylo Terbuka tidak bisa tampil di Kumamoto Masters karena terbentur proses ini," ujar Rudy.

Adapun di Kumamoto Masters 2025, Indonesia memiliki lima wakil. Dari sektor tunggal putra ada Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah, yang
pada Selasa (11/11) memastikan tiket babak utama.

Selain itu ada juga tunggal putri melalui Gregoria Mariska Tunjung dan Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi, serta ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik