Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Waspada Karhutla di Sukabumi, 2.000 Meter Persegi Lahan Terbakar

Benny Bastiandy
19/3/2026 15:00
Waspada Karhutla di Sukabumi, 2.000 Meter Persegi Lahan Terbakar
Ilustrasi.(Dok.MI)

KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kampung Lio Desa/Kecamatan Cireunghas pada Rabu (18/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga, kebakaran dipicu tingginya suhu udara sehingga memicu percikan api di semak-semak.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menuturkan penyebab pasti kebakaran belum bisa dipastikan. Namun, ada kemungkinan dipicu tingginya suhu udara yang mencapai di atas 30 derajat celcius. 

"Pada Rabu cuaca memang sangat panas. Kondisi ini yang kami duga jadi penyebabnya," kata Daeng, Kamis (19/3). 

Lokasi kebakaran hutan dan lahan berada di sekitar ruas jalan Lio Tegalpanjang. Daeng menyebut, kobaran api bisa dicegah lebih awal sehingga tak meluas.

"Warga setempat berinisiatif memadamkan api dengan alat seadanya. Alhamdulillah, kebakaran tak meluas. Tapi ada lahan yang terbakar sekitar 2 ribu meter persegi," ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian tersebut. BPBD mengimbau masyarakat waspada dengan kondisi cuaca saat ini yang diprediksi bakal segera memasuki kemarau.

"Saat ini tengah terjadi masa transisi perubahan cuaca dari musim hujan ke kemarau. Panasnya luar biasa ekstrem. Tetap waspada dengan kondisi cuaca sekarang," ujar Daeng.

Di lokasi berbeda, BPBD menerima laporan kebakaran permukiman di Kampung Selabintana Kulon RT 03/02 Desa Sudajayagirang Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/3) dinihari sekitar pukul 03.10 WIB. Akibat kejadian itu, sedikitnya enam rumah warga setempat hangus dilalap kobaran api. 

"Pemicu kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari bagian dapur salah satu rumah," kata Daeng.

Api kemudian dengan cepat merembet ke bangunan rumah warga lain karena posisinya berdempetan. Upaya pemadaman dilakukan personel pemadam kebakaran yang mengerahkan delapan unit armada dibantu dari Kota Sukabumi.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB," tuturnya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Namun satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan.

Kini, sebanyak 22 jiwa penghuni keenam rumah itu diungsikan sementara ke rumah ketua RT setempat. Sementara nilai kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik