Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi pada akhir pekan ini.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Kamis sore, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya secara umum diguyur hujan ringan hingga sedang, terutama pada malam hari.
"Suhu udara berkisar antara 25-32 derajat Celcius dengan kelembapan udara 60 sampai 95 persen. Angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam," katanya.
Menurut dia, kondisi dinamika atmosfer pada Kamis pukul 07.00 WIB menunjukkan adanya Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau berada di daratan Australia bagian utara.
Selain itu, kata dia, juga terpantau Siklon Tropis Penha yang berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina.
"Keberadaan sistem atmosfer tersebut berpengaruh terhadap pola cuaca di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah bagian selatan, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan wilayah Jateng selatan khususnya Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya dalam sepekan ke depan secara umum diprakirakan masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang yang terjadi pada sore hingga malam hari.
Akan tetapi, kata dia, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi pada Sabtu (7/2) atau akhir pekan ini.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Sementara itu, lanjut dia, angin diperkirakan bertiup dominan dari arah barat dengan kecepatan berkisar 5-45 kilometer per jam.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang.
"Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini yang disampaikan BMKG melalui kanal resmi guna mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca tersebut," katanya. (Ant/Z-4)
AKSI kolektif untuk menjaga lingkungan kembali menunjukkan dampak nyata melalui inisiatif Blibli Tiket Action.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, memperkuat berbagai langkah antisipasi menyusul potensi munculnya siklon tropis di selatan Pulau Jawa.
Warga kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian akibat terputusnya aktivitas ekonomi.
TIM SAR kembali menemukan dua korban jiwa longsor Cilacap di hari keenam pencarian, Selasa, (18/11). Dengan begitu, berdasarkan data sementara hingga hari keenam operasi pencarian.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) kembali menemukan dua jenazah korban longsor Cilacap.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada 5 Februari 2026.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved