Minggu 11 September 2022, 16:58 WIB

Jawa Tengah Bagian Selatan Terancam Cuaca Ekstrem

Liliek Dharmawan | Nusantara
Jawa Tengah Bagian Selatan Terancam Cuaca Ekstrem

ANTARA/Anis Efizudin
Wisatawan bermain di Pantai Jatimalang, Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, Senin (4/7). Warga diimbau waspadai cuaca ekstrem.

 

SEJUMLAH kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan terancam cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada pemkab dan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana untuk waspada.

Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, mengatakan, berdasarkan prakiraan yang dikeluarkan BMKG Semarang, ada potensi cuaca ekstrem hingga Senin (12/9).

"Untuk Jateng selatan, potensial terjadi di Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, hingga Purworejo. Karena itulah, kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana untuk waspada," jelas Rendi di Cilacap, Minggu (11/9).


Baca juga: Mayat di Kota Semarang Diduga Dibunuh sebelum Dimutilasi dan Dibakar


Menurut dia, potensi bencana yang terjadi adalah bencana hidrometeorologi. Yakni banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan angin kencang.

"Ada proses pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. Hal ini disebabkan adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Kalimantan. Sehingga ada perlambatan angin di wilayah Jateng serta adanya anomali suhu di Samudra Hindia sebelah selatan Jateng," jelasnya.

Sebelumnya, di Kota Purwokerto telah terjadi longsor yang menyebabkan robohnya tembok pembatas perumahan di Bantarsoka, Purwokerto Barat, dengan Sungai Bodas. Robohnya tembok tersebut dipicu adanya hujan deras yang mengguyur Kota Purwokerto pada Sabtu (10/9).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Budi Nugroho, mengatakan, pihaknya bersama masyarakat dan unsur lainnya melaksanakan pembersihan puing-puing tembok yang longsor.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada, karena curah hujan tinggi diperkirakan masih bakal terjadi," katanya. (OL-16)

 

Baca Juga

.

Polres Lamongan Luncurkan Pos Lantas Berjalan

👤RO/Micom 🕔Senin 26 September 2022, 11:12 WIB
Keberadaan pos mobile ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan meminimalisir angka...
ANTARA/Kornelis Kaha

Pencegahan Stunting Masuk dalam Agenda Khotbah Jumat di 1.005 Masjid di NTB

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 26 September 2022, 09:30 WIB
Langkah itu merupakan gerakan dari berbagai pihak dengan harapan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah stunting secara...
Dok. DPR RFI

Cegah Penambangan Ilegal, Legislator Dorong Wilayah Tambang Rakyat di Babel

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 08:35 WIB
"Kami terus memperjuangkan legalitas tambang masyarakat ini, baik itu dari teknis menambang sesuai dengan K3 dan legalitas untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya