Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat kembali menaruh perhatian serius pada Batam. Hal ini ditandai dengan pergantian Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam dalam perombakan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) oleh Kementerian Keuangan.
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Agung Widodo, sebagai Kepala KPU Bea dan Cukai Batam, menggantikan Zaky Firmansyah. Pelantikan berlangsung di Jakarta, Rabu (28/1), bersamaan dengan rotasi sejumlah pejabat eselon II DJBC lainnya.
Batam dikenal sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan internasional dengan aktivitas keluar-masuk barang yang tinggi. Karena itu, wilayah ini kerap menjadi sorotan dalam pengawasan kepabeanan dan cukai.
Dalam sambutannya, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa rotasi pejabat dilakukan secara menyeluruh di pelabuhan-pelabuhan besar, termasuk Batam. Langkah tersebut disebut sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus penegasan agar pengelolaan kepabeanan berjalan lebih transparan dan akuntabel.
“Pengumpulan penerimaan negara dari sektor pajak dan cukai harus lebih optimal. Tidak boleh ada lagi pembiaran,” tegas Purbaya.
Pergantian pimpinan Bea dan Cukai Batam ini mendapat perhatian dari kalangan pelaku usaha di daerah. Sejumlah pengusaha berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan pengawasan yang tegas namun tetap menjaga kelancaran arus barang.
Salah seorang pengusaha logistik di Batam berinisial AF menilai, kepastian layanan Bea Cukai menjadi faktor penting bagi dunia usaha.
“Kami mendukung pengawasan yang ketat, tapi kepastian proses juga harus dijaga. Kalau aturan jelas dan pelayanan konsisten, pelaku usaha pasti patuh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pelaku industri manufaktur berinisial RA. Ia berharap pergantian pimpinan membawa perbaikan komunikasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha di Batam.
“Batam ini daerah industri dan ekspor. Harapannya, pimpinan baru tegas terhadap pelanggaran, tapi tetap mendukung iklim investasi dan kelancaran produksi,” katanya.
Purbaya memastikan seluruh pejabat yang menempati posisi baru akan berada di bawah pengawasan ketat. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan penataan ulang jika ditemukan kinerja yang mengecewakan atau indikasi pelanggaran.
Pergantian Kepala Bea dan Cukai Batam ini diharapkan mampu meningkatkan integritas, memperkuat pengawasan, sekaligus menjaga iklim usaha dan investasi di Batam tetap kondusif. (HK/E-4)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap realisasi THR ASN 2026 baru Rp11 T dari total Rp55 T. Simak penyebab keterlambatan dan rincian komponen THR 100%.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum ada rencana menaikkan harga BBM bersubdisi meskipun harga minyak dunia saat ini melambung
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Mephedrone adalah hasil fermentasi yang dikelompokkan narkotika golongan 1 sehingga dilarang di Indonesia.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved