Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang berikan peringatan status siaga terhadap 11 daerah di Jawa Tengah Selasa (18/11), diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Cuaca di Jawa Tengah Senin (17/11) pagi berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan hujan sedang-lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpeluang mengguyur di 31 daerah yakni di Jawa Tengah bagian barat, tengah, timur, Pantura dan Solo Raya.
Kondisi semakin cuaca memburuk diperkirakan terjadi pada Selasa (18/11) karena berpotensi dilanda hujan lebat-sangat lebat di 11 daerah di Jawa Tengah berstatus siaga, sehingga diminta warga untuk bersiap menghadapi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung.
"Awas, potensi cuaca buruk berlangsung di 11 daerah pada Selasa (18/11) diminta warga di daerah tersebut untuk siaga menghadapi cuaca hujan lebat-sangat lebat disertai angin kencang dan sambaran petir," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Senin (17/11).
Berdasarkan pengamatan dinamika cuaca, ungkap Risca Maulida, daerah di Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca semakin memburu dan berstatus siaga pada Selasa (18/11) yakni Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung dan Kabupaten/Kota Magelang.
Menurut Risca Maulida pada Senin (17/11) cuaca hujan dengan intensitas hujan sedang-lebat disertai angin kencang dan sambaran petir juga berpotensi di 31 daerah di Jawa Tengah, sehingga diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi maupun dataran rendah.
Puluhan daerah di Jawa Tengah berpotensi hujan sedang-lebat, lanjut Risca Maulida, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Sukoharjo, Wonogiri, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Magelang, Surakarta, Salatiga, Tegal, Bumiayu dan Ambarawa.
Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, demikian Risca Maulida, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen, gelombang di perairan utara 0,1-1,25 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter. (H-2)
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
ANGIN puting beliung menerjang wilayah Comal Baru, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (19/2/2026) sore, menyebabkan kerusakan pada sejumlah lapak kios dan rumah warga.
BMKG merilis prakiraan cuaca 21 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat di Jawa Barat, Jateng, hingga Papua, serta hujan petir di Jakarta dan Surabaya.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta Sabtu 21 Februari 2026. Seluruh wilayah Jakarta diprediksi hujan ringan hingga petir pada malam hari.
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
Peringatan dini dikeluarkan karena pasang laut bisa menyebabkan tambak ikan maupun tambak garam terendam air laut, terlebih jika disertai dengan ombak
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved