Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN orang dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati kawasan depan Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (28/3) siang. Mereka menggelar aksi memperingati Hari Al-Quds Sedunia sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina dan protes terhadap kepongahan Israel serta Amerika Serikat.
Aksi ini diselenggarakan oleh Komite Umat Islam Anti Amerika-Israel (KUMAIL) berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga menjelang Magrib. Para peserta datang dengan membawa bendera dan poster bertuliskan dukungan untuk Palestina, serta spanduk berisi kecaman terhadap agresi Israel.
Koordinator aksi, Husein Assegaf, mengatakan bahwa Hari Al-Quds Sedunia bukan sekadar momen solidaritas untuk Palestina, melainkan juga tanggung jawab kemanusiaan dan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan global.
“Kami hadir hari ini dengan satu suara, satu tekad: Inna ‘ala al-‘ahd — kami tetap setia pada janji. Janji untuk tidak diam saat penjajahan terus berlangsung. Janji untuk berdiri bersama Palestina, sampai tanah itu kembali merdeka dan para penjajah itu hengkang dari bumi Palestina,” kata Husein, melalui keterangannya, Jumat (28/3).
“Hari ini, Israel tengah dilanda krisis eksistensial—membabi buta di Gaza dengan genosida yang tak berperikemanusiaan. Tapi semakin brutal mereka menyerang, semakin nyata bahwa pendudukan ini rapuh dan ajalnya semakin dekat. Dan kami, akan terus berdiri di barisan yang benar, bersama Palestina, sampai akhir,” tambahnya di sela-sela aksi.
Aksi damai ini diwarnai dengan orasi dari sejumlah tokoh ulama dan aktivis kemanusiaan. Salah satunya Ustaz Abdillah Baabud. Ia mengatakan kejahatan Amerika dan Israel membuat Ramadan umat Islam bernuansa darah, kematian dan kehancuran.
"Para adikuasa jahat secara arogan terus memaksakan kehendak atas Kawasan dan mendukung tanpa syarat rezim bejat zionis Israel dalam penjajahan serta pengusiran rakyat Gaza. Siapa pun yang tampil membela rakyat mazlum Palestina akan dibumi-hanguskan,” ujarnya.
“Kita bersyukur bahwa bagaimanapun juga rakyat Gaza tidaklah sendirian. Poros Perlawanan tidak berhenti memberikan support dan dukungan. Di mana ada Firaun, pasti ada Musa yang menentangnya!” tambahnya.
Selain menyerukan dukungan penuh untuk rakyat Palestina sambil mengecam kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang dianggap memihak Israel, orator juga menyinggung keberhasilan pejuang Hamas dalam Operasi Badai al-Aqsha.
“Badai al-Aqsha adalah cikal-bakal tatanan dunia baru yang akan menghapus kepongahan kaum arogan yang hendak mengangkangi dunia semau-maunya,” tekan Ustaz Abdillah. “Inilah saatnya masyarakat dunia dan berbagai pemerintahannya terlibat aktif dalam mengakhiri arogansi Amerika, Israel dan para anteknya!”
Tak hanya orasi, acara ini juga diwarnai dengan aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel. Adegan tersebut diiringi musik bertema perjuangan yang menambah suasana haru dan emosional.
Diketahui, Hari Al-Quds Sedunia pertama kali dideklarasikan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Khomeini pada 1979 dan diperingati setiap Jumat terakhir di bulan Ramadan. Peringatan ini bertujuan untuk menggalang solidaritas internasional bagi rakyat Palestina dan mengingatkan dunia akan pentingnya perdamaian di Timur Tengah. (M-3)
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Panglima militer Uganda Muhoozi Kainerugaba ancam akan terjun ke perang Iran demi membela Israel jika terdesak. Hubungan kedua negara semakin erat pasca-insiden Entebbe.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved