Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SATGAS Pangan Ditreskrimsus Polda NTT bersama instansi terkait menggelar operasi pasar di Kota Kupang untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.
Operasi ini dilakukan di beberapa lokasi strategis, termasuk Pasar Kasih Naikoten, Gudang Bulog, dan Gudang Distributor Sembako di Kelurahan Alak, Sabtu (1/3).
Satgas Pangan juga menggandeng Disperindag NTT dan Kanwil Bulog NTT untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta mencegah praktik penimbunan atau kecurangan di pasar.
Dalam inspeksi yang dipimpin oleh Kanit Subdit 1 Ditreskrimsus Polda NTT, AKP Rendy Widyadharma, ditemukan beberapa pelanggaran, seperti penggantian kemasan beras Bulog menjadi beras premium oleh beberapa pedagang di Pasar Kasih Naikoten.
“Kami menemukan adanya indikasi pengemasan ulang beras Bulog menjadi beras premium. Terkait hal ini, kami telah memberikan teguran kepada pedagang agar tidak mengulangi perbuatan tersebut. Jika masih ditemukan, kami akan melakukan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas AKP Rendy.
Selain itu, Satgas Pangan juga menemukan minyak goreng subsidi merek Minyakita dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang seharusnya Rp15.700 per liter, namun ditemukan di pasaran mencapai Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter.
“Kenaikan ini terjadi karena harga dari produsen sendiri sudah tinggi, sehingga berpengaruh pada harga jual di tingkat pengecer. Kami bersama Disperindag telah memberikan teguran dan akan menindak sesuai regulasi jika hal ini terus berlangsung,” lanjutnya.
Meski ada beberapa temuan, hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga pangan di pasar masih stabil. Stok bahan pokok seperti daging, ayam, dan cabai juga dipastikan cukup hingga Idul Fitri nanti.
Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTT, Sugeng Hardono, memastikan bahwa pasokan beras di wilayah NTT dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Saat ini, stok beras di wilayah NTT mencapai 21 ribu ton, dan akan ada tambahan bertahap 10 ribu ton dari dalam negeri, termasuk dari Kanwil Nusa Tenggara Barat dan Kanwil Sulawesi Selatan. Selain itu, kami juga memaksimalkan pasokan dari wilayah NTT sendiri agar distribusi lebih merata,” ujarnya.
Salah satu warga yang ditemui di Pasar Kasih Naikoten, Galang, mengapresiasi upaya Satgas Pangan Polda NTT dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
“Terima kasih kepada Satgas Pangan dan instansi terkait yang sudah turun langsung ke pasar. Semoga harga tetap stabil dan stok bahan pokok selalu tersedia, terutama beras, karena itu kebutuhan utama masyarakat,” ungkapnya.
Operasi pasar ini akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada spekulasi harga atau penimbunan yang merugikan masyarakat. Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved