Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF salah satu hotel di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial ED alias Onca (20) diringkus anggota reserse Polres Manggarai Barat usai dilaporkan mencuri uang milik turis asing asal Spanyol yang menginap di hotel tempatnya bekerja.
Tak tanggung-tanggung, uang yang dicuri mencapai 800 euro atau lebih dari Rp13 juta rupiah, Selasa (13/08) kemarin. Pelaku mencuri uang korban saat wanita berusia 38 tahun asal Spanyol itu pergi keluar hotel untuk diving.
"Setelah sampai di kamarnya, korban kaget melihat barang-barang miliknya telah dipindahkan dari kamar nomor 305 ke kamar nomor 301 tanpa sepengetahuan korban. Saat itu korban belum mengetahui bahwa uangnya sudah diambil oleh terduga pelaku," jelas Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, Rabu (14/8) malam.
Baca juga : Otoritas Labuan Bajo Jamin Keamanan Wisatawan Selama Aksi Mogok
Mengetahui uangnya hilang, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Manggarai Barat. Korban melaporkan uang miliknya berjumlah 16 lembar dalam pecahan 50 euro dan dan sekitar 800 euro lainnya hilang.
Dari hasil olah TKP Polisi tidak menemukan adanya kerusakan di dalam kamar hotel tempat korban menginap. Penyelidikan pun mengerucut pada ED alias Onca (20) diketahui orang terakhir berada di kamar korban.
"Dari tangan terduga pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 lembar uang pecahan 100 euro dan 36 lembar uang pecahan 100 ribu rupiah atau sekitar 3,6 juta rupiah," tambah AKBP Kadang.
Baca juga : Otorita Labuan Baju Flores Pastikan Prokes Ketat Jamin Keamanan Wisatawan
AKBP Kadang mengatakan setelah mencuri uang korban pelaku kemudian membeli sejumlah barang dan berfoya-foya. "Oleh pelaku, uang hasil curian digunakan untuk membeli pakaian, onderdil sepeda motor, dan bersenang-senang," ujarnya.
Korban dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dan diancam dengan pidana penjara maksimal 5 tahun penjara.
Terpisah, Ketua Himpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Manggarai Barat, Silvester Wanggel mengaku geram dengan dengan perilaku korban. Ia meminta pengelola hotel untuk menetapkan SOP yang ketat terhadap karyawan hotel.
"Operasional hotel miliki SOP termasuk bagaimana mengamankan barang milik tamu hotel. Harap SOP ini dijalankan semua karyawan hotel termasuk pengelola hotel. Citra pariwisata Labuan Bajo harus terus dijaga" pungkasnya. (Z-9)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved