Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih menjadi ancaman serius di tengah persiapan pelaksanaan pilkada. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekalongan, Semarang, dan Demak saat ini sedang menginventarisasi tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di kawasan rob.
Pemantauan Media Indonesia, Jumat (2/8), sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih menjadi daerah rawan banjir rumah rob, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas warga, terutama di daerah pesisir hingga radius 5 kilometer dari bibir pantai. Ketinggian banjir air bervariasi 20-120, centimeter tergantung kondisi cuaca di perairan.
Pilkada serentak di Jawa Tengah yang rencananya akan berlangsung November mendatang tidak luput dari ancaman bencana rob. Bahkan
rob diperkirakan akan cukup tinggi karena pada bulan tersebut bersamaan dengan musim penghujan.
Baca juga : Banjir Rob masih Landa Pekalongan, Karyawan Pabrik Takut Di-PHK
"Kami sudah mengindentifikasi ada puluhan TPS di daerah rawan banjir rob. Untuk mengantisipasi banjir saat pilkada mendatang, TPS
dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan dibuat panggung," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan Fajar Randi Yogananda.
Pada pelaksanaan pemilu Februari lalu, jumlah TPS di kawasan Rob di Pekalongan mencapai 195 unit. KPU berencana membuat TPS di atas panggung agar pelaksanaan pemungutan suara di pilkada nanti dapat berlangsung aman dan lancar.
"Untuk pilkada mendatang, kita juga lakukan mitigasi bencana bersama BPBD dan BMKG," imbuhnya.
Baca juga : Polemik Banjir Rob Pantura, Ini Penjelasan Ahli ITB
Ketua KPU Kota Semarang Ahmad Zaini menambahkan, pihaknya telah menyiapkan badan ad hoc untuk menyiapkan TPS yang berpotensi kena banjir rob.
"Kami instruksikan PPK, PPS, dan KPPS agar saat menentukan lokasi TPS itu menghindari lokasi yang berpotensi banjir. Harus mencari lokasi agak tinggi dan paling aman," tambahnya.
Hal serupa juga diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Demak Siti Ulfaati. Pihaknya telah memetakan seluruh kawasan yang selama ini langganan banjir rob. Ia memperkirakan ratusan TPS di Demak yang berada di kawasan banjir.
"Pada pemilu lalu sebanyak 106 TPS dibangun di daerah rawan rob. Untuk pilkada mendatang, diperkirakan jumlahnya akan bertambah seiring memasuki musim penghujan," ujar Siti Ulfaati.
Selain TPS di lokasi aman dari bencana banjir rob, lanjutnya, KPU Demak juga menyiapkan TPS khusus dan gudang tempat penyimpanan
surat suara maupun perlengkapan pilkada yang aman dari banjir. (AS/E-2)
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada, Pilkada tetap langsung tak melalui DPRD.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved