Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pedagang di Pasar Wage Purwokerto, Jawa Tengah mengeluhkan daya beli masyarakat yang menurun lantatan kenaikan harga cabai dalam dua pekan terakhir. Karena harga cabai mahal, rata-rata konsumen mengurangi pembelian.
Seperti disampaikan Agus,45, salah seorang penjual cabai di Pasar Wage Purwokerto. Para konsumennya yang biasa membeli cabai sebanyak 1 kilogram (kg) misalnya, kini mengurangi pembelian menjadi rata-rata seperempat kilogram saja.
Ia menyebutkan, per hari ini, Selasa (21/11) harga jual cabai rawit merah di kisaran Rp 100 ribu per kg. Sedangkan untuk cabai merah keriting dipasarkan di kisaran harga Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Untuk cabai keriting hijau masih stabil di kisaran harga antara Rp 28 ribu per kg hingga Rp 35 ribu per kg.
Baca juga : Harga Cabai di Luar Jawa Terus Melonjak
"Karena sekarang harga cabai mahal, daya beli masyarakat jadi menurun. Banyak pembeli yanv mengurangi pembelian,"kata Agus, Selasa.
Hal senada dikeluhkan Esti,40, pedagang cabai lainnya. Omzetnya malah berkurang lebih dari 50 persen lantaran para pembeli mengurangi pembelian. Hal itu sebagai dampak dari tingginya harga cabai.
Baca juga : Harga Cabai Bikin Pedagang Bingung
Ia mencontohkan, konsumen yang biasanya membeli seperempat kilogram cabai kini mengurangi pembeliannya menjadi setengah ons saja.
"Tentu saya jadi rugi karena banyak cabai yang tidak terjual, kemudian busuk. Untuk yang busuk ini saya jadikan benih untuk ditaman lagi. Tapi tetap saja rugi lebih dari 50 persen,"kata dia. (Z-4)
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kepuh, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, harga cabai merah kini sudah mencapai Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram tergantung jenis
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor kekeringan.
Permintaan cabai rawit ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat menyusul dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Harga bahan pokok di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), meroket. Selain beras, harga cabai, bawang, tomat, dan mentimun melambung tinggi.
Sampai hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga beras dan bahan pokok masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved